PKS Khawatir Masyarakat Kecewa jika Gerindra Gabung Kabinet Jokowi

Kompas.com - 22/10/2019, 15:12 WIB
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKetua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Mardani Ali Sera menuturkan bahwa partainya menghormati keputusan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bergabung dalam kabinet pemerintah.

Ia mengatakan, PKS akan tetap menjalin hubungan baik dengan mitra koalisinya pada Pilpres 2019 itu.

Kendati demikian, kata Mardani, PKS mengkhawatirkan adanya kekecewaan yang muncul di tengah masyarakat ketika Gerindra tak lagi menjadi oposisi.

"Tiap partai pasti punya strategi dan proyeksi sendiri, kami dengan Gerindra akan tetap bersahabat apa pun keputusan dari Gerindra dan mendoakan yang terbaik buat Gerindra," ujar Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

"Walaupun ada kekhawatiran, ketika masyarakat merasa antiklimaks dalam pemilu kemarin, dan manajemen kekecewaan publik ini tidak mudah," ucapnya.

Baca juga: Gerindra Masuk Kabinet, Jokowi Dinilai Terapkan Politik Akomodatif

Menurut Mardani, banyak elemen masyarakat berharap adanya parpol yang menjadi oposisi atau kekuataan penyeimbang di luar pemerintahan.

Ia menilai untuk menciptakan sistem demokrasi yang baik perlu ada oposisi dengan kuantitas dan kualitas yang setara.

Mardani menegaskan PKS akan tetap menjadi oposisi pemerintah selama lima tahun ke depan.

Ia juga berharap parpol koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni PAN dan Demokrat, tetap menjadi oposisi.

"PKS dengan segala kerendahan hati akan berjuang istiqomah dalam barisan oposisi," kata Mardani.

"Kami tetap berharap dan berdoa agar seluruh partai politik pendukung Prabowo-Sandi menjadi oposisi, karena memang ketika kampanye, proposal pembangunan kita berbeda dengan yang ditawarkan oleh Pak Jokowi," tutur dia.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X