Calon Menteri Jokowi Teken Pakta Integritas, Ini Isinya

Kompas.com - 22/10/2019, 14:39 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers setelah acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPresiden Joko Widodo memberikan keterangan pers setelah acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Seluruh calon menteri Joko Widodo-Ma'ruf Amin diminta menandatangani pakta integritas sebelum nantinya dilantik. Hal itu disampaikan salah satu calon menteri, Basuki Hadimuljono.

Eks Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini menyebut ada tiga hal yang diatur dalam pakta integritas itu.

"Tidak terlibat kasus pidana, tidak rangkap jabatan dan tidak berkewarganegaraan ganda," ucap Basuki usai pertemuan Jokowi.

Pada kabinet Jokowi-JK lalu, dua orang menteri memang tersangkut kasus korupsi, yakni Menteri Sosial Idrus Marham dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.


Begitu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, kedua orang itu langsung mengundurkan diri dari kabinet.

Selain itu, ada juga Menteri ESDM Arcandra Tahar juga sempat disorot karena memiliki kewarganegaraan ganda. Akhirnya Arcandra sempat diberhentikan.

Namun, setelah status kewarganegaraannya diselesaikan, Arcandra kembali ke kabinet dan menjabat Wakil Menteri ESDM.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X