Agus Gumiwang Temui Jokowi, Ini Profil Singkatnya

Kompas.com - 22/10/2019, 12:30 WIB
Politisi Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita usai dipanggil Presiden Joko Widodo membicarakan posisi menteri KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMPolitisi Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita usai dipanggil Presiden Joko Widodo membicarakan posisi menteri

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita era Joko Widodo-Jusuf Kalla menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Agus Gumiwang diprediksi kembali menjadi menteri di Kabinet Kerja Jilid 2.

Diketahui, Agus baru menduduki jabatan Menteri Sosial pada 24 Agustus 2019. Dia menggantikan Idrus Marham yang jadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, Agus Gumiwang merupakan anggota DPR RI Periode 2009-2014.

Baca juga: Tiba di Istana, Agus Gumiwang hanya Lambaikan Tangan

Di Partai Golkar, ia sempat menjabat Sekretaris Fraksi di DPR. Setelah dilantik sebagai menteri, Agus melepaskan jabatan tersebut.

Di usia yang terbilang muda, yakni 28 tahun, Agus pernah menjadi anggota MPR mewakili Gapensi pada 1997-1999.

Saat masa kampanye, lulusan Program Doktor Ilmu Pemerintahan Universitas Padjajaran itu sempat menjabat sebagai bendahara tim kampanye kandidat nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Posisi itu kemudian diganti setelah Agus dilantik sebagai Menteri Sosial.

Loyalitas Agus Gumiwang kepada Jokowi konsisten sejak Pemilu 2014. Saat itu, partainya memilih mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Sementara Agus terang-terangan berseberangan dengan keputusan partai dan mendukung Jokowi-Jusuf Kalla.

Ia juga aktif menggerakkan para relawan di akar rumput.

Imbasnya, Agus pernah dipecat dari Partai Golkar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Nasional
Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Nasional
Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Nasional
Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi  B-737-MAX-8?

Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi B-737-MAX-8?

Nasional
PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

Nasional
Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Nasional
Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Nasional
Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Nasional
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

Nasional
BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

Nasional
BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

Nasional
Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Nasional
Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X