KILAS

Begini Urutan Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Kemarin

Kompas.com - 21/10/2019, 16:56 WIB
Suasana Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024. Dok. DPR RISuasana Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

KOMPAS.comJoko Widodo dan Ma’ruf Amin telah resmi dilantik sebagai presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024.

Sebelumnya pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sukses meraup suara sebesar 55,50 persen pada pemilu 2019 lalu.

Perhitungan itu membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pasangan Jokowi-Ma’ruf sebagai pemenang pemilu presiden 2019.

Baca juga: DPR RI Komitmen Jaga Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Acara pelantikan digelar pada Sidang Paripurna MPR RI di Ruang Paripurna I, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Hari Minggu (20/10/2019) lalu.

Pemimpin sidang adalah Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo yang didampingi sembilan Wakil Ketua MPR RI.

Berikut ini adalah urutan acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024:

1 Awal acara

Acara pelantikan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, Bamsoet (sapaan akrab Bambang Soesatyo) memimpin mengheningkan cipta dan membuka Sidang Paripurna.

Ketua MPR RI turut membacakan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai pemenang pemilu 17 April 2019 lalu.

2 Pengambilan sumpah presiden dan wapres

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendri Bakari Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Mabes Polri: Sementara Cukup Ditangani Polda Kepri

Hendri Bakari Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Mabes Polri: Sementara Cukup Ditangani Polda Kepri

Nasional
Komnas HAM Bakal Sampaikan Kesimpulan Kajian RUU Cipta Kerja ke Presiden dan Pimpinan DPR

Komnas HAM Bakal Sampaikan Kesimpulan Kajian RUU Cipta Kerja ke Presiden dan Pimpinan DPR

Nasional
Satgas: Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Masih Cukup

Satgas: Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Masih Cukup

Nasional
Wamenhan: Dampak Positif Bisa Kita Raih jika Produksi 40 Juta Ton Singkong

Wamenhan: Dampak Positif Bisa Kita Raih jika Produksi 40 Juta Ton Singkong

Nasional
Wakil Ketua KPK: Pegawai Jadi ASN Tak Mengurangi Independensi

Wakil Ketua KPK: Pegawai Jadi ASN Tak Mengurangi Independensi

Nasional
Kemenkumham Akan Beri Remisi ke 142.545 Narapidana Saat HUT RI ke-75

Kemenkumham Akan Beri Remisi ke 142.545 Narapidana Saat HUT RI ke-75

Nasional
Ujaran Kebencian di Pilkada Diprediksi Meningkat, Ini Alasannya

Ujaran Kebencian di Pilkada Diprediksi Meningkat, Ini Alasannya

Nasional
KPK Apresiasi Polri dan Kejagung yang Tindak Anggotanya dalam Kasus Djoko Tjandra

KPK Apresiasi Polri dan Kejagung yang Tindak Anggotanya dalam Kasus Djoko Tjandra

Nasional
Anggota DPR Taufik Basari Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Badan Legislasi

Anggota DPR Taufik Basari Positif Covid-19, Sempat Ikut Rapat di Badan Legislasi

Nasional
Kemenkes Siap Tambah Daya Tampung RS Rujukan jika Kasus Covid-19 Melonjak

Kemenkes Siap Tambah Daya Tampung RS Rujukan jika Kasus Covid-19 Melonjak

Nasional
Berpotensi Langgar HAM, Komnas HAM Minta Pembahasan RUU Cipta Kerja Tak Dilanjutkan

Berpotensi Langgar HAM, Komnas HAM Minta Pembahasan RUU Cipta Kerja Tak Dilanjutkan

Nasional
Amien Rais Ingatkan Jokowi Akan Bahaya Politik Partisan

Amien Rais Ingatkan Jokowi Akan Bahaya Politik Partisan

Nasional
Kasus Pemotongan Uang SKPD, Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin Ditahan KPK

Kasus Pemotongan Uang SKPD, Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin Ditahan KPK

Nasional
Saat Gibran Sowan ke Elite Parpol demi Dukungan di Pilkada Solo...

Saat Gibran Sowan ke Elite Parpol demi Dukungan di Pilkada Solo...

Nasional
Ini 9 Kota dengan Lebih dari 1.000 Kasus Covid-19 Aktif, 5 Ada di DKI Jakarta

Ini 9 Kota dengan Lebih dari 1.000 Kasus Covid-19 Aktif, 5 Ada di DKI Jakarta

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X