Soal Menteri PDI-P, Puan: Enggak Tahu, Ini Mau Tanya ke Pak Jokowi

Kompas.com - 21/10/2019, 15:55 WIB
Ketua DPR Puan Maharani saat memberikan keterangan seusai Rapat Konsultasi pengganti Rapat Bamus di Ruang Komisi VII, gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/10/2019). KOMPAS.com/ KRISTIAN ERDIANTOKetua DPR Puan Maharani saat memberikan keterangan seusai Rapat Konsultasi pengganti Rapat Bamus di Ruang Komisi VII, gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Politikus PDI Perjuangan, Puan Maharani mengaku belum tahu menahu soal jatah menteri yang diberikan Presiden Joko Widodo untuk PDI-P.

Untuk mengetahui tentang hal itu, Puan harus lebih dulu bertanya kepada Jokowi. Itu pun, kata dia, jika presiden mau memberi tahu.

"Enggak tahu (soal jumlah menteri PDI-P, belum tahu. Ini baru mau ke sana (Istana Kepresidenan) baru mau nanya, itu pun kalau dikasih tahu," kata Puan di Kompleks DPR RI, sesaat sebelum bertolak ke Istana Kepresidenan, Senin (20/10/2019).

Baca juga: Prabowo Dikabarkan Bertemu Jokowi di Istana Senin Sore

Puan mengaku akan ke Istana karena diundang oleh presiden selaku ketua DPR. Namun, belum tahu apa yang akan dibicarakan.

Selain Puan, hadir empat wakil ketua DPR menghadap Jokowi.

Lebih lanjut, Puan menaruh harapan besar pada calon-calon menteri Jokowi. Ia berharap, kabinet Indonesia kerja 2 diisi oleh menteri-menteri dengan kapasitas dan kapabilitas baik yang bisa bersinergi dengan DPR.

"Karena sesuai dengan tupoksi masing-masing, apa pun kementerian itu harus menyampaikan program-program di DPR. Jadi kita harap orang-orang yang akan dipilih adalah orang-orang yang bisa sinergi dengan DPR," ujar Puan.

Baca juga: Erick Thohir Siap Jadi Menteri, Sahamnya Langsung Melonjak

Presiden Joko Widodo mulai memanggil sejumlah orang ke Istana Kepresidenan sejak Senin (21/10/2019) pagi. Mereka yang dipanggil Jokowi disinyalir bakal menduduki kursi kabinet Indonesia kerja 2.

Ada beberapa nama yang kemungkinan besar akan duduk di kursi kabinet, mulai dari Mahfud MD, Airlangga Hartarto, Wishnutama, hingga Nadiem Makarim.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhan Prabowo: ASEAN Harus Bisa Jadi Penyeimbang di Indo-Pasifik

Menhan Prabowo: ASEAN Harus Bisa Jadi Penyeimbang di Indo-Pasifik

Nasional
Pilkada Langsung Disebut Berbiaya Tinggi, Pakar: Masalahnya Ada di Parpol

Pilkada Langsung Disebut Berbiaya Tinggi, Pakar: Masalahnya Ada di Parpol

Nasional
Soal Sertifikasi Nikah, Pemerintah Diminta Tak Campuri Urusan Rakyat Terlalu Jauh

Soal Sertifikasi Nikah, Pemerintah Diminta Tak Campuri Urusan Rakyat Terlalu Jauh

Nasional
Akar Persoalan 'Mati Satu Tumbuh Seribu' Pelaku Terorisme

Akar Persoalan "Mati Satu Tumbuh Seribu" Pelaku Terorisme

Nasional
DPR Diminta Libatkan Seluruh Kalangan Bahas Pasal RKUHP yang Bermasalah

DPR Diminta Libatkan Seluruh Kalangan Bahas Pasal RKUHP yang Bermasalah

Nasional
Jamin Kebebasan Beragama, Pemerintah Diminta Perbaiki Kualitas Kebijakan dan Penegakan Hukum

Jamin Kebebasan Beragama, Pemerintah Diminta Perbaiki Kualitas Kebijakan dan Penegakan Hukum

Nasional
PDI-P Minta Aparat Tindak Tegas Kelompok Intoleran

PDI-P Minta Aparat Tindak Tegas Kelompok Intoleran

Nasional
Imparsial Catat 31 Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Sepanjang 2019

Imparsial Catat 31 Pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Sepanjang 2019

Nasional
Sejumlah Tokoh Akan Gugat UU KPK ke MK, tapi Tetap Dorong Perppu

Sejumlah Tokoh Akan Gugat UU KPK ke MK, tapi Tetap Dorong Perppu

Nasional
Imparsial: Intoleransi Masih Jadi Masalah yang Terus Berulang di Indonesia

Imparsial: Intoleransi Masih Jadi Masalah yang Terus Berulang di Indonesia

Nasional
Hari Toleransi Internasional, Negara Diharap Perkuat Jaminan Hak Beragama dan Berkeyakinan

Hari Toleransi Internasional, Negara Diharap Perkuat Jaminan Hak Beragama dan Berkeyakinan

Nasional
Erupsi, Status Gunung Merapi Waspada

Erupsi, Status Gunung Merapi Waspada

Nasional
Tim Advokasi: Bukan Dipulihkan, Novel Baswedan Justru Kembali Jadi Korban

Tim Advokasi: Bukan Dipulihkan, Novel Baswedan Justru Kembali Jadi Korban

Nasional
Pasca-Bom Medan, BNPT Minta Ada Koordinasi soal Aturan Kunjungan Napi Terorisme

Pasca-Bom Medan, BNPT Minta Ada Koordinasi soal Aturan Kunjungan Napi Terorisme

Nasional
Antisipasi Teror Harus Dilakukan Secara Menyeluruh...

Antisipasi Teror Harus Dilakukan Secara Menyeluruh...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X