Dapat Tugas dari Jokowi, Fadjroel Belum Mau Mundur dari Adhi Karya

Kompas.com - 21/10/2019, 15:49 WIB
Fadjroel Rachman Kompas.com/SABRINA ASRILFadjroel Rachman
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Fadjroel Rachman mengaku sudah mendapat tugas dari Presiden Joko Widodo untuk membantu pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Namun, Fadjroel belum mau mundur dari jabatannya saat ini sebagai Komisaris Utama PT Adhi Karya.
Hal itu disampaikan Fadjroel setelah bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

"Ada tugas yg disampaikan oleh beliau," kata Fadjroel kepada wartawan selepas pertemuan.

Baca juga: Dipanggil Jokowi ke Istana, Apa Tugas bagi Fadjroel Rachman?

"Saya bersedia. Saya mengatakan kepada Pak Jokowi bahwa saya bersedia menerima apa pun yang diperintahkan kepada saya untuk membantu beliau dan untuk negara ini," kata dia lagi.

Namun, Fadjroel belum mau mengungkapkan tugas apa yang diberikan oleh Presiden Jokowi. Menurut dia, itu adalah hak prerogatif presiden untuk mengumumkan secara langsung.

"Mengenai bentuk tugasnya nanti akan diumumkan secara langsung saja, diberitahukan saja oleh Presiden," kata dia.

Meski mendapat tugas baru, Fadjroel belum mau mundur dari jabatannya saat ini sebagai Komisaris Utama PT Adhi Karya. 

Baca juga: Berkemeja Putih, Pratikno, Fadjroel Rachman dan Nico Harjanto Sambangi Istana

Ia akan memastikan dulu apakah tugas yang diberikan Jokowi ini membuatnya dilarang rangkap jabatan atau tidak.

"Akan dibicarakan lebih jauh soal tugas yang diberikan, apakah harus mundur atau tetap berada di sana. Belum ada pembicaraan lebih jauh," ucap Fadjroel.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X