Dua Kali Prabowo Salam Hormat ke Jokowi...

Kompas.com - 20/10/2019, 18:13 WIB
Capres dan cawapres dalam Pemilu Presiden 2019, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hadir dalam pelantikan presiden dan wapres terpilih, Joko Widodo dan Maruf Amin pada Minggu (20/10/2019). KOMPAS TVCapres dan cawapres dalam Pemilu Presiden 2019, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hadir dalam pelantikan presiden dan wapres terpilih, Joko Widodo dan Maruf Amin pada Minggu (20/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden pada Pilpres 2019 Prabowo Subianto kembali memberikan salam hormat kepada Presiden Joko Widodo.

Kali ini, salam hormat itu ia berikan seusai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dalam Sidang Paripurna MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Tepatnya saat para tamu dan undangan diberi kesempatan untuk bersalaman langsung dengan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di atas panggung.

Baca juga: Sapaan Jokowi yang Dibalas Salam Hormat Prabowo-Sandiaga...

Prabowo yang berjalan sendirian ke atas panggung tiba- tiba berhenti sekitar dua langkah dari Jokowi.

Kemudian tangan kanannya melayang ke kening sebelah kanannya. Ia memberi salam hormat kepada Presiden Jokowi.

Jokowi membalasnya dengan membungkukkan badan sembari tersenyum.

Setelah itu, Ketua Umum Partai Gerindra itu mendekati Jokowi kemudian bersalaman. Jabat tangan keduanya tampak diiringi adu pipi.

Aksi serupa juga dilakukan oleh pasangan Prabowo saat Pilpres 2019, Sandiaga Uno.

Sontak, momen itu kembali disambut tepuk tangan tamu dan undangan acara tersebut.

Diketahui, salam hormat ini adalah kali kedua dilakukan Prabowo sepanjang acara pelantikan presiden 2019, Senin ini.

Baca juga: Bamsoet Sapa Prabowo: Meski Tak Jadi Kepala Negara, Tetap Bisa Berkuda

Sebelumnya, momen Prabowo-Sandiaga melemparkan salam hormat kepada Presiden Jokowi adalah ketika Jokowi menyampaikan pidato pertamanya sebagai Presiden periode 2019-2024 di Gedung MPR/DPR RI.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Nasional
Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Nasional
Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Nasional
Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi  B-737-MAX-8?

Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi B-737-MAX-8?

Nasional
PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

Nasional
Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Nasional
Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Nasional
Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Nasional
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

Nasional
BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

Nasional
BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

Nasional
Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Nasional
Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X