Jokowi Sebut Laporan Menteri Sering Tak Sesuai dengan Aduan Rakyat

Kompas.com - 20/10/2019, 16:40 WIB
Presiden Joko Widodo dalam pidato pertamanya usai pelantikan yang dilakukan di Gedung DPR/MPR pada Minggu (20/10/2019). KOMPAS TVPresiden Joko Widodo dalam pidato pertamanya usai pelantikan yang dilakukan di Gedung DPR/MPR pada Minggu (20/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo sering mendapatkan laporan dari para menterinya bahwa sebuah program atau kebijakan sudah dilaksanakan dengan baik dan memenuhi prinsip akuntabilitas

Namun, ketika ia mengecek langsung ke lapangan, Jokowi masih saja mendapatkan aduan bahwa kebijakan tersebut tak sebaik yang didengarnya dari menteri.

Demikian diungkapkan Jokowi dalam pidato pertama usai pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019 -2024 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

"Seringkali birokrasi melaporkan bahwa program sudah dijalankan, sebuah anggaran telah dibelanjakan dan laporan akuntabilitas telah selesai. Kalau ditanya, jawabnya 'program sudah terlaksana, Pak'," ujar Jokowi.

"Tetapi, setelah dicek di lapangan, setelah saya tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaat. Ternyata rakyat belum merasakan hasilnya," lanjut dia.

Baca juga: Ini Bunyi Sumpah Pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin

Jokowi menegaskan bahwa dalam bekerja, harus mempunyai orientasi pada hasil yang nyata.

"Meningkatkan produktivitas adalah hal lain yang menjadi prioritas. Jangan lagi kerja kita berorientasi proses, tapi harus berorientasi pada hasil-hasil yang nyata," ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi sering mengingatkan kepada para pembantunya untuk tidak hanya membuat kebijakan, namun semestinya juga memastikan kebijakan itu dirasakan positif oleh rakyat.

"Saya sering ingatkan ke para menteri, tugas kita bukan hanya membuat dan melaksanakan kebijakan. Tetapi tugas kita adalah membuat masyarakat menikmati pelayanan,
menikmati hasil pembangunan," ujar Jokowi. 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X