Belum Umumkan Kabinet, Sekjen Nasdem Sebut Jokowi dalam Perenungan Akhir

Kompas.com - 20/10/2019, 15:59 WIB
Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate di pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung DPR/MPR pada Minggu (20/10/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaSekjen Partai Nasdem Johnny G Plate di pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung DPR/MPR pada Minggu (20/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate meminta publik bersabar menanti Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan kabinet kerja II.

Johnny mengatakan, detik-detik menjelang pengumunan kabinet tengah digunakan Jokowi untuk melakukan perenungan akhir.

"Saya meyakini presiden sudah memilih itu semua, tapi membutuhkan waktu yang tepat dalam permenungan terakhir. Kita anggap ini the last contemplating, permenungan terakhir sebelum diumumkan," kata Johnny di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Baca juga: Jokowi: Menteri dari Parpol Kurang Lebih Berjumlah 16

Alih-alih memikirkan soal menteri Jokowi terus menerus, Johnny meminta publik untuk bersuka ria menyambut dilantiknya Jokowi dan Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024.

"Tentu kami berharap dengan dilantiknya Presiden kali ini segenap rakyat kita menjemputnya dengan suka ria, penuh suka cita dan lalu menyongsong kabinet yang baru dengan penuh semangat," ujarnya.

Khusus soal kursi menteri yang akan diberikan ke Nasdem, Johnny mengatakan, partainya menyerahkan sepenuhnya ke Presiden.

Baca juga: Seloroh Tompi Diminta Jadi Menteri, Ditelepon Orang Dalam

Termasuk, Nasdem siap jika Presiden menunjuk Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Victor Laiskodat sebagai Menteri.

"Kalau Pak Victor jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau menteri lainnya, Gubernur NTT ini udah tau Jakarta, udah tau landscape politik di Jakarta," ujar Johnny

"Mau ditaruh di mana saja siap, tapi itu sekali lagi, kita tinggu keputusan presiden," lanjutnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Nasional
Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Nasional
Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Nasional
Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi  B-737-MAX-8?

Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi B-737-MAX-8?

Nasional
PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

Nasional
Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Nasional
Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Nasional
Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Nasional
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

Nasional
BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

Nasional
BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

Nasional
Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Nasional
Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X