Surya Paloh: Kalau Tak Ada Lagi yang Oposisi, Demokrasi Selesai, Negara Jadi Otoriter

Kompas.com - 20/10/2019, 14:43 WIB
Ketua Umum Partai Nasdem saat menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih di Gedung DPR/MPR pada Minggu (20/10/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaKetua Umum Partai Nasdem saat menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih di Gedung DPR/MPR pada Minggu (20/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan, hampir seluruh partai politik merapat ke pemerintah 2019-2024.

Mereka yang merapat, termasuk partai yang menjadi oposisi di tahun 2014-2019.

"Saya pikir hampir semua ya (partai merapat ke pemerintah). Saya dengar, tapi belum pasti," katanya saat menghadiri pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Atas hal tersebut, Surya mengingatkan tentang pentingnya check and balance.

Baca juga: Surya Paloh: Tantangan Makin Besar, Polarisasi Makin Kuat

Jika seluruh partai merapat ke koalisi pemerintah, tidak ada lagi demokrasi. Bahkan, kata Surya, negara bisa berubah menjadi otoriter.

"Kalau tidak ada lagi yang beroposisi, demokrasi berarti sudah selesai. Negara sudah berubah menjadi otoriter atau monarki ya kalau enggak ada oposisi," ujarnya.

Terkait koalisi gemuk pemerintah ini, Surya menilai, ada positif dan negatifnya. Namun dia berharap, pemerintahan tetap berjalan objektif, rasional, serta penuh empati dan hati.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X