Surya Paloh: Tantangan Makin Besar, Polarisasi Makin Kuat

Kompas.com - 20/10/2019, 14:31 WIB
Ketua Umum Partai Nasdem saat menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih di Gedung DPR/MPR pada Minggu (20/10/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaKetua Umum Partai Nasdem saat menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih di Gedung DPR/MPR pada Minggu (20/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyebutkan, tantangan presiden dan wakil presiden dalam lima tahun ke depan semakin besar dan kompleks.

Surya Paloh mengatakan, perlu upaya yang maksimal untuk menjaga persatuan kesatuan.

"Tantangan besar sekali, kompleks sekali," kata Surya saat menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung DPR RI, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

"Paling tidak masalahnya bagaimana kemampuan kita untuk menjaga dari waktu ke waktu agar bangsa ini tetap bersatu dalam satu kesatuan, pikiran, pandangan dan cita-cita besar untuk misi kemerdakaan kita," ujar dia.

Baca juga: Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Maruf Amin

Tidak hanya itu, Surya juga mengingatkan tentang munculnya polarisasi yang kian menguat belakangan ini.

"Polarisasi sudah terjadi di mana-mana," ujar dia.

Oleh karena itu, tidak ada jalan lain kecuali merajut kembali ikatan emosi diri dan pikiran, serta mendahulukan kepentingan nasional ketimbang sektoral.

Surya mengakui, hal ini memang tidak mudah. Tetapi harus tetap dilakukan.

"Saya terus terang harus diingatkan, harus dimulai oleh siapa, harus dimulai oleh kita semuanya. Tapi yang paling memegang peran di sana adalah para elite bangsa ini," kata Surya Paloh.

Lebih lanjut, Surya menaruh harapan yang besar pada Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Kepemimpinan Jokowi diharapkan bisa lebih baik dibandingkan periode pertama. Sementara Ma'ruf diharapkan bisa lebih baik lagi dari Jusuf Kalla.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Barang Mewah hingga Air Soft Gun Milik Bos First Travel Bakal Dilelang, Berikut Daftarnya...

Barang Mewah hingga Air Soft Gun Milik Bos First Travel Bakal Dilelang, Berikut Daftarnya...

Nasional
Pengusaha Penyuap Eks Aspidum Kejati DKI Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Pengusaha Penyuap Eks Aspidum Kejati DKI Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Nasional
Selasa Sore, Tommy dan Titiek Soeharto Akan Bertemu Petinggi PKS

Selasa Sore, Tommy dan Titiek Soeharto Akan Bertemu Petinggi PKS

Nasional
2 Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Medan Tewas Saat Penangkapan

2 Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Medan Tewas Saat Penangkapan

Nasional
Mendagri Sebut Kepala Daerah Minta Dana Tunjangan demi Tekan Korupsi

Mendagri Sebut Kepala Daerah Minta Dana Tunjangan demi Tekan Korupsi

Nasional
Gubernur Lemhannas: Isu Radikalisme dan Investasi Sama Pentingnya

Gubernur Lemhannas: Isu Radikalisme dan Investasi Sama Pentingnya

Nasional
Terkait Desa Fiktif, Kemendagri Usul Penggabungan atau Pemecahan Desa

Terkait Desa Fiktif, Kemendagri Usul Penggabungan atau Pemecahan Desa

Nasional
Siapa Perakit Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan?

Siapa Perakit Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan?

Nasional
Kepala Bappenas: Presiden Ingin Istana di Ibu Kota Baru Tak Berwajah Kolonial

Kepala Bappenas: Presiden Ingin Istana di Ibu Kota Baru Tak Berwajah Kolonial

Nasional
Menko Polhukam dan BNPT Gelar Pertemuan, Bahas Terorisme hingga Radikalisme

Menko Polhukam dan BNPT Gelar Pertemuan, Bahas Terorisme hingga Radikalisme

Nasional
KKP Tangkap Kapal Filipina Pencuri Ikan, Isinya 200 Kg Tuna

KKP Tangkap Kapal Filipina Pencuri Ikan, Isinya 200 Kg Tuna

Nasional
Mendagri Ingin Ada Kategori Daerah Siap dan Tak Siap Gelar Pilkada Langsung

Mendagri Ingin Ada Kategori Daerah Siap dan Tak Siap Gelar Pilkada Langsung

Nasional
Dicecar soal 'Fee' Jadi Pembicara di Forum HRD, Ini Kata Calon Hakim Ad Hoc Mariyanto

Dicecar soal "Fee" Jadi Pembicara di Forum HRD, Ini Kata Calon Hakim Ad Hoc Mariyanto

Nasional
Wakil Ketua Komisi III DPR Pertanyakan Transaksi Timah Ilegal di Babel

Wakil Ketua Komisi III DPR Pertanyakan Transaksi Timah Ilegal di Babel

Nasional
Calon Hakim Ad Hoc Ini Sebut Tenaga Kerja Asing Masih Diperlukan

Calon Hakim Ad Hoc Ini Sebut Tenaga Kerja Asing Masih Diperlukan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X