Jelang Pelantikan, Ma'ruf Amin Berolahraga Bareng Istri di Sekitar Taman Kodok

Kompas.com - 20/10/2019, 09:20 WIB
Maruf Amin saat memberikan sambutan dalam Mukernas MUI di Mandalika, Lombok, NTB. KOMPAS.com/IDHAM KHALIDMaruf Amin saat memberikan sambutan dalam Mukernas MUI di Mandalika, Lombok, NTB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, KH Ma'ruf Amin mengawali hari menjelang pelantikan dengan berolahraga pagi di sekitar Taman Kodok, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019), ditemani istri Wuri Estu Handayani.

Ma'ruf Amin melakukan aktivitas olahraga sekitar pukul 06.00 WIB.

Dia mengenakan setelan celana panjang hitam, kaus lengan panjang hitam, sepatu olahraga, dan topi dengan warna senada.

Sedangkan Wuri mengenakan celana panjang hitam, atasan berwarna cerah, dan kerudung berwarna pastel.

Baca juga: Prabowo Dipastikan Hadiri Pelantikan Jokowi-Maruf

Keduanya dikawal oleh Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres) selama berolahraga.

Ma'ruf dan istri berjalan santai mengitari area Taman Kodok, kemudian menyusuri Jalan Banyuwangi, lalu kembali ke kediamannya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat.

Kegiatan olahraga pagi itu berlangsung sekitar 10 menit.

Baca juga: Ini Daftar 16 Negara yang Akan Hadiri Pelantikan Jokowi-Maruf

Kehadiran Ma'ruf dan istri tidak menganggu aktivitas olahraga masyarakat. Tidak ada kerumunan masyarakat yang berarti saat Ketua Umum MUI nonaktif itu melintas bersama rombongan.

"Tadi biasa saja. Anak-anak main basket, main bola tetap berjalan, enggak ada yang heboh," ujar salah seorang warga, Anton.

Hari ini Ma'ruf Amin dan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) akan dilantik di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Senayan Jakarta pada pukul 14.30 WIB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Nasional
Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Nasional
Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Nasional
Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi  B-737-MAX-8?

Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi B-737-MAX-8?

Nasional
PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

Nasional
Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Nasional
Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Nasional
Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Nasional
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

Nasional
BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

Nasional
BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

Nasional
Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Nasional
Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X