Jokowi Sambangi Gedung Pelantikannya di Kompleks Parlemen

Kompas.com - 19/10/2019, 21:02 WIB
Presiden terpilih Joko Widodo menyambangi Gedung Nusantara di Kompleks Parlemen, Sabtu (19/10/2019) malam. Tempat ini nantinya digunakan untuk melantik Jokowi dan Wakil Presiden terpilih Maruf Amin pada Minggu (20/10/2019). KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANPresiden terpilih Joko Widodo menyambangi Gedung Nusantara di Kompleks Parlemen, Sabtu (19/10/2019) malam. Tempat ini nantinya digunakan untuk melantik Jokowi dan Wakil Presiden terpilih Maruf Amin pada Minggu (20/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden terpilih Joko Widodo menyambangi Gedung Nusantara di Kompleks Parlemen, Sabtu (19/10/2019) malam.

Tempat ini nantinya digunakan untuk melantik Jokowi dan Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin pada Minggu (20/10/2019).

Iring-iringan mobil Jokowi tampak tiba di depan Gedung Nusantara sekitar pukul 20.24 WIB. Ia tampak langsung memasuki lobi utama gedung tersebut.


Awak media sudah tak diperkenankan masuk ke dalam gedung oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Baca juga: Deretan Kepala Negara yang Bakal Hadiri Pelantikan Jokowi Maruf

Paspampres meminta para jurnalis menjauh dari Gedung Nusantara dan masuk ke Gedung Nusantara III.

Sehingga, para jurnalis hanya bisa memantau dari kaca kawasan Gedung Nusantara III.

Sampai berita ini diturunkan, rombongan iring-iringan Jokowi sedang menunggu Jokowi keluar gedung. Pasukan Paspampres masih tampak berjaga-jaga.

Pada Sabtu sore tadi, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar gladi bersih pelantikan di Ruang Paripurna I, Gedung Nusantara.

Saat itu, pimpinan MPR yang datang adalah Ketua MPR Bambang Soesatyo dan enam Wakil Ketua MPR, yakni Zulkifli Hasan, Arsul Sani, Ahmad Basarah, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, dan Hidayat Nur Wahid.

Sementara tiga Wakil Ketua MPR lainnya tak tampak di ruangan. Mereka adalah Ahmad Muzani, Fadel Muhammad, dan Syarief Hasan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia di KPK, Nasdem Membela

Jokowi Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia di KPK, Nasdem Membela

Nasional
Hakim Cabut Hak Politik Eks Bupati Talaud untuk Dipilih Selama 5 Tahun

Hakim Cabut Hak Politik Eks Bupati Talaud untuk Dipilih Selama 5 Tahun

Nasional
Pemerintah Masih Bernegosiasi Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Pemerintah Masih Bernegosiasi Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Nasional
Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Nasional
RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

Nasional
ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

Nasional
Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Nasional
Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Nasional
Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Nasional
Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Nasional
Di Depan Hakim MK, Agus Rahardjo dkk Mengaku Tak Dilibatkan dalam Revisi UU KPK

Di Depan Hakim MK, Agus Rahardjo dkk Mengaku Tak Dilibatkan dalam Revisi UU KPK

Nasional
Soal 'Industri Hukum', Mahfud Sebut Perlu Optimalkan Fungsi Pengawasan di Polri dan Kejaksaan

Soal "Industri Hukum", Mahfud Sebut Perlu Optimalkan Fungsi Pengawasan di Polri dan Kejaksaan

Nasional
Anggota Komisi VI DPR: Kasus Garuda seperti Puncak Gunung Es, BUMN Lain Harus Diteliti

Anggota Komisi VI DPR: Kasus Garuda seperti Puncak Gunung Es, BUMN Lain Harus Diteliti

Nasional
Komnas HAM: RUU Masyarakat Adat Dibutuhkan untuk Pemenuhan Hak Azasi

Komnas HAM: RUU Masyarakat Adat Dibutuhkan untuk Pemenuhan Hak Azasi

Nasional
Soal Kasus Novel, Komnas HAM: Polisi Sudah Lumayan, KPK Tak Bergerak

Soal Kasus Novel, Komnas HAM: Polisi Sudah Lumayan, KPK Tak Bergerak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X