Sultan Brunei Jenguk Wiranto di RSPAD

Kompas.com - 19/10/2019, 18:36 WIB
Mobil hitam berbendara Brunei Darussalam yang ditumpangi Sultan Hassanal Bolkiah terparkir di RSPAD Gatot Soebroto saat Sultan Hassanal Bolkiah menjenguk Menko Polhukam Wiranto, Sabtu (19/10/2019) petang. KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMobil hitam berbendara Brunei Darussalam yang ditumpangi Sultan Hassanal Bolkiah terparkir di RSPAD Gatot Soebroto saat Sultan Hassanal Bolkiah menjenguk Menko Polhukam Wiranto, Sabtu (19/10/2019) petang.
|
Editor Khairina

JAKARTA, KOMPAS.com- Kepala Negara Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah menjenguk Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Sabtu (19/10/2019) sore.

Sultan Hassanal Bolkiah tiba di RSPAD pada pukul 18.09 WIB. Ia memasuki RSPAD lewat Gedung Medical Check Up yang menyempil di tengah kompleks RSPAD.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Sultan Hassanal Bolkiah yang mengenakan jas hitam langsung memasuki gedung itu tanpa memberi keterangan kepada awak media.

Baca juga: Keluar dari RSPAD, Wiranto Ikut Silaturahmi dengan Pegawai Kemenko Polhukam

Wartawan yang menunggu pun tak bisa mendekati titik turunnya Sultan Hassanal Bolkiah.

Sultan Hassanal Bolkiah terlihat tiba menggunakan mobil korps diplomatik warna hitam diiringi sejumlah mobil hitam lainnya.

Kunjungan Sultan Hassanal Bolkiah di RSPAD tak begitu lama. Sekitar sepuluh menit setelah tiba, rombongan Sultan Hassanal Bolkiah tampak bergegas meninggalkan RSPAD.

Adapun Sultan Hassanal Bolkiah tengah berada di Indonesia untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada Minggu (20/10/2019) besok.

Baca juga: Wiranto: Saya Bersyukur Presiden Jokowi Terpilih Kembali...

Diketahui, Wiranto ditusuk seorang pria berinisial SA saat tiba di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, seusai menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar pada Kamis (10/10/2019) lalu.

Menurut polisi, Wiranto menderita luka di tubuh bagian depan sehingga mesti dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.

Polisi telah mengamankan dua tersangka pelaku, yaitu SA seorang pria dan FA seorang perempuan, terkait peristiwa itu. 

Polisi menyebut, tersangka pelaku telah terpapar radikalisme kelompok ISIS dan tengah mendalami kaitannya dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang New Normal, IDI: Tidak Ada Tawar Menawar Lagi...

Jelang New Normal, IDI: Tidak Ada Tawar Menawar Lagi...

Nasional
UPDATE: Tambah 13, WNI Sembuh Covid-19 di Luar Negeri Jadi 508 Orang

UPDATE: Tambah 13, WNI Sembuh Covid-19 di Luar Negeri Jadi 508 Orang

Nasional
UPDATE 30 Mei: 25.773 Kasus Covid-19, Pemetaan Wilayah Dilakukan...

UPDATE 30 Mei: 25.773 Kasus Covid-19, Pemetaan Wilayah Dilakukan...

Nasional
Antisipasi Covid-19, TNI Pakai Helm Pendeteksi Suhu Tubuh dari Jarak 10 Meter

Antisipasi Covid-19, TNI Pakai Helm Pendeteksi Suhu Tubuh dari Jarak 10 Meter

Nasional
Polri Siap Mengusut Teror terhadap Panitia Diskusi FH UGM

Polri Siap Mengusut Teror terhadap Panitia Diskusi FH UGM

Nasional
Mahfud MD Klaim New Normal Tak Diterapkan dengan Pendekatan Ekonomi Semata

Mahfud MD Klaim New Normal Tak Diterapkan dengan Pendekatan Ekonomi Semata

Nasional
Ruslan Buton Ditahan di Rutan Bareskrim selama 20 Hari

Ruslan Buton Ditahan di Rutan Bareskrim selama 20 Hari

Nasional
Zona Hijau, 102 Daerah Ini Boleh Berkegiatan Aman di Tengah Pandemi Covid-19

Zona Hijau, 102 Daerah Ini Boleh Berkegiatan Aman di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
 Mahfud MD Tak Persoalkan Diskusi soal Pemberhentian Presiden di UGM

Mahfud MD Tak Persoalkan Diskusi soal Pemberhentian Presiden di UGM

Nasional
Komnas HAM Kecam Teror terhadap Jurnalis dan Panitia Diskusi CLS UGM

Komnas HAM Kecam Teror terhadap Jurnalis dan Panitia Diskusi CLS UGM

Nasional
Terapkan New Normal, Kepala Daerah Wajib Libatkan IDI hingga Epidemiolog

Terapkan New Normal, Kepala Daerah Wajib Libatkan IDI hingga Epidemiolog

Nasional
Tenaga Medis dan Relawan 2,5 Bulan Berjuang Lawan Covid-19, Ketua Gugus Tugas: Terima Kasih

Tenaga Medis dan Relawan 2,5 Bulan Berjuang Lawan Covid-19, Ketua Gugus Tugas: Terima Kasih

Nasional
Gugus Tugas Ungkap 102 Daerah Bebas Covid-19 hingga 30 Mei, Ini Rinciannya...

Gugus Tugas Ungkap 102 Daerah Bebas Covid-19 hingga 30 Mei, Ini Rinciannya...

Nasional
Indikator Daerah Siap New Normal, Kasus Covid-19 Turun Lebih dari 50 Persen dalam 2 Minggu

Indikator Daerah Siap New Normal, Kasus Covid-19 Turun Lebih dari 50 Persen dalam 2 Minggu

Nasional
New Normal, Menag Terbitkan Aturan Rumah Ibadah Wajib Punya Surat Bebas Covid-19

New Normal, Menag Terbitkan Aturan Rumah Ibadah Wajib Punya Surat Bebas Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X