Wapres China hingga PM Australia Akan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Kompas.com - 19/10/2019, 17:16 WIB
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo usai melihat gladi bersih pelantikan tersebut di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (19/10/2019). KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANKetua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo usai melihat gladi bersih pelantikan tersebut di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (19/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menyebutkan, sejumlah pimpinan negara sahabat akan menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di Kompleks Parlemen, Minggu (20/10/2019).

Bamsoet menyebutkan beberapa yang akan hadir di antaranya Wakil Presiden Republik Rakyat China Wang Qishan; Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad; Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

"Ada 17 kepala negara, kepala pemerintahan, dan utusan khusus yang confirm hadir besok. Duta besar ada 168," kata dia usai menghadiri gladi bersih pelantikan tersebut di Kompleks Parlemen, Sabtu (19/10/2019).


Baca juga: 6 Fakta Terkini Pelantikan Jokowi-Ma’ruf, 72 Mobil Tamu hingga Jadwal

Politisi Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu yakin persiapan pelantikan Jokowi-Ma'ruf sudah matang.

Bamsoet meminta doa seluruh masyarakat Indonesia agar pelantikan Jokowi-Ma'ruf dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

Di sisi lain, ia berharap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf ke depan bisa melanjutkan capaian-capaian yang telah diraih di pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

"Saya percaya keduanya bisa melanjutkan apa yang sudah dicapai. Tantangan ke depan memang tidak ringan, kalau kita kompak dan gotong royong pasti semua bisa dihadapi," katanya.

Secara khusus, ia berharap kepada Jokowi-Ma'ruf sebagai kombinasi pemimpin nasionalis dan agamis, bisa mempererat persatuan bangsa.

Berdasarkan jadwal yang diterima Kompas.com, Sidang Paripurna MPR RI dalam rangka pelantikan presiden dan wakil presiden hasil Pemilu 2019 diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya pada pukul 14.30 WIB.

Baca juga: Pelantikan Jokowi-Maruf dan Penantian Kabinet Kerja Jilid 2...

Kemudian, Ketua MPR Bambang Soesatyo memimpin untuk mengheningkan cipta dan dilanjutkan dengan membuka Sidang Paripurna.

Pimpinan MPR membacakan keputusan KPU dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden serta penandatanganan berita acara pelantikan dan penyerahan berita acara pelantikan oleh pimpinan MPR.

Acara dilanjutkan dengan pertukaran tempat duduk wakil presiden dari Jusuf Kalla ke Ma'ruf Amin. Lalu, Presiden Jokowi akan membacakan pidato sebagai presiden periode 2019-2024.

Usai presiden membacakan pidato, Ketua MPR kembali melanjutkan sidang paripurna dan diakhiri dengan pembacaan doa sebelum sidang resmi ditutup.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Jadi Larang Eks Koruptor Maju Pilkada, Perludem Sebut KPU Dilema

Tak Jadi Larang Eks Koruptor Maju Pilkada, Perludem Sebut KPU Dilema

Nasional
Jokowi Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia di KPK, Nasdem Membela

Jokowi Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia di KPK, Nasdem Membela

Nasional
Hakim Cabut Hak Politik Eks Bupati Talaud untuk Dipilih Selama 5 Tahun

Hakim Cabut Hak Politik Eks Bupati Talaud untuk Dipilih Selama 5 Tahun

Nasional
Pemerintah Masih Bernegosiasi Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Pemerintah Masih Bernegosiasi Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Nasional
Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Nasional
RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

Nasional
ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

Nasional
Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Nasional
Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Nasional
Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Nasional
Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Nasional
Di Depan Hakim MK, Agus Rahardjo dkk Mengaku Tak Dilibatkan dalam Revisi UU KPK

Di Depan Hakim MK, Agus Rahardjo dkk Mengaku Tak Dilibatkan dalam Revisi UU KPK

Nasional
Soal 'Industri Hukum', Mahfud Sebut Perlu Optimalkan Fungsi Pengawasan di Polri dan Kejaksaan

Soal "Industri Hukum", Mahfud Sebut Perlu Optimalkan Fungsi Pengawasan di Polri dan Kejaksaan

Nasional
Anggota Komisi VI DPR: Kasus Garuda seperti Puncak Gunung Es, BUMN Lain Harus Diteliti

Anggota Komisi VI DPR: Kasus Garuda seperti Puncak Gunung Es, BUMN Lain Harus Diteliti

Nasional
Komnas HAM: RUU Masyarakat Adat Dibutuhkan untuk Pemenuhan Hak Azasi

Komnas HAM: RUU Masyarakat Adat Dibutuhkan untuk Pemenuhan Hak Azasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X