Golkar Ingin Pertahankan Kursi Menteri Sosial

Kompas.com - 18/10/2019, 13:46 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Senin (3/9/2019). KOMPAS.com/ HARYANTIPUSPASARI Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Senin (3/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, pihaknya percaya presiden terpilih Joko Widodo memiliki penilaian obyektif dalam memilih figur yang layak untuk mengisi kabinet kerja jilid II.

Namun, Ace mengisyaratkan, Partai Golkar ingin kembali mengamankan kursi menteri sosial yang kini diisi Agus Gumiwang Kartasasmita yang merupakan kader partai berlambang pohon beringin itu.

Agus, kata Ace, selama ini sudah maksimal mewujudkan program-program Jokowi-Jusuf Kalla.

"Kami yakin Pak Jokowi akan obyektif untuk menilai, selama ini Kementerian Sosial dipegang kader Partai Golkar telah bekerja secara maksimal untuk mewujudkan program-program Pak Jokowi," kata Ace saat dihubungi Kompas.com, Jum'at (18/10/2019).

Baca juga: Golkar Tolak Gerindra?

Ace mengatakan, Golkar memilki stok nama-nama yang mumpuni untuk menjadi menteri. Apabila Jokowi meminta, Golkar siap menyodorkan.

"Kami sangat yakin Presiden Jokowi tahu bidang atau Kementerian yang paling tepat ditugaskan kepada kader-kader Partai Golkar," ujarnya.

Selanjutnya, Ace meyakini, Jokowi tentu sudah mengetahui nama-nama dan figur-figur yang layak untuk bekerja sama dengan dirinya di kabinet kerja jilid II.

"Beliau tentu tahu mengetahui mana figur-figur yang memiliki kompetensi, intergritas, kemampuan manajerial dan bertindak cepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang perlu diambil keputusannya," pungkasnya.

Joko Widodo-Ma'ruf Amin bakal dilantik sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia 2019-2024, Minggu (20/10/2019).

Baca juga: PDI-P Berharap Dapat Jatah Menteri di Bidang Ini...

Namun, hingga kini Jokowi masih menutup rapat informasi mengenai siapa saja yang akan mengisi Kabinet Kerja Jilid II.

Jokowi melalui akun Twitter-nya menyebutkan, susunan kabinet telah rampung. Namun, dia akan mengumumkan usai pelantikan presiden dan wakil presiden.

"Yang jelas, susunan kabinet sudah rampung. Saya umumkan segera setelah pelantikan presiden pada 20 Oktober, bisa hari yang sama, atau setelahnya," tulis Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X