Kiprah Sandiaga Uno Keluar Masuk Partai Gerindra

Kompas.com - 16/10/2019, 04:50 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) menyapa pendukungnya saat kampanye nasional Sandiaga Menyapa Bekasi, di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/4/2019). Kampanye nasional yang juga dihadiri para calon legislatif dari parpol pengusungnya tersebut dalam rangka pemenangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi serta menaikan jumlah suara di kursi parlemen pada Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/nz. Risky AndriantoCalon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) menyapa pendukungnya saat kampanye nasional Sandiaga Menyapa Bekasi, di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/4/2019). Kampanye nasional yang juga dihadiri para calon legislatif dari parpol pengusungnya tersebut dalam rangka pemenangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi serta menaikan jumlah suara di kursi parlemen pada Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/nz.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan bakal calon wakil presiden pada Pilpres 2019, Sandiaga Uno, mengisyaratkan kembali bergabung dengan Partai Gerindra.

Melalui akun Instagramnya, Sandiaga mengunggah video dirinya mengenakan kaus berwarna hitam dengan tulisan Gerindra di bagian dada.

Kemudian di bagian caption, Sandiaga menulis, "SAYA KEMBALI" dengan tambahan emoticon tersenyum.

Baca juga: Sandiaga Uno: Saya Kembali…

Juru bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, membenarkan bahwa Sandiaga secara resmi telah menyatakan kembali bergabung dengan Partai Gerindra.

"Iya, tadi malam saya sudah ketemu Bang Sandi. Bang Sandi sudah resmi kembali ke Gerindra," ujar Dahnil saat dihubungi Kompas.com, Selasa (15/10/2019).

Diketahui, Sandiaga mundur dari keanggotaan partai berlambang burung garuda itu karena mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo pada Pilpres 2019.

Baca juga: Besok, Prabowo Akan Umumkan Resmi Kembalinya Sandiaga Uno ke Gerindra

Rencananya, Prabowo akan secara resmi mengumumkan kembalinya Sandiaga sebagai kader dalam konferensi nasional (konfernas) Partai Gerindra yang digelar di kediaman Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2019).

Awal mula bergabung

Sandiaga Uno pertama kali bergabung dengan Partai Gerindra pada 2015.

Saat itu, Prabowo memintanya untuk membantu di partai tersebut.

Hal tersebut ia sampaikan dalam program Satu Meja The Forum di Kompas TV, Rabu (29/8/2018).

Baca juga: Rujuk, Ini Perjalanan Karier Politik Sandiaga Uno Bersama Gerindra

Tak hanya Prabowo, ia mengaku menerima banyak tawaran untuk bergabung dengan partai politik ketika masih menjadi pengusaha.

"Waktu pembicaraan dengan Pak Prabowo di awal, waktu beliau selesai (Pilpres) 2014, ya tentunya kita berdiskusi. Pak Prabowo menyampaikan, 'Sandi bantu saya di Gerindra'. Saya bilang, 'Mas, aduh, sudah deh, saya jadi pengusaha saja bantu dari luar'," cerita Sandi.

Mendengar jawaban tersebut, kata Sandi, Prabowo mempertanyakan seberapa banyak pembukaan lapangan kerja yang dihasilkan oleh grup bisnis Sandi.

Ia pun menjawab grup usahanya telah menghasilkan sekitar 30 ribu lapangan pekerjaan.

Instagram SandiagaInstagram Instagram Sandiaga

Baca juga: Sekjen Ungkap Alasan Gerindra Terima Kembali Sandiaga Uno

Prabowo lantas mengatakan, upaya Sandi membuka lapangan pekerjaan akan bisa berdampak lebih luas kalau Sandi terjun dalam politik.

“Kalau kamu bisa bergabung di politik dampaknya bisa dirasakan jutaan, belasan juta, puluhan juta masyarakat yang diuntungkan. Saya tahu pasti kamu khawatir terhadap politik itu kotor, politik itu sangat memecah belah. Sementara di bisnis kan selalu bangun kolaborasi," cerita Sandi menirukan pesan Prabowo.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 30 Mei: 25.773 Kasus Covid-19, Pemetaan Wilayah Dilakukan...

UPDATE 30 Mei: 25.773 Kasus Covid-19, Pemetaan Wilayah Dilakukan...

Nasional
Antisipasi Covid-19, TNI Pakai Helm Pendeteksi Suhu Tubuh dari Jarak 10 Meter

Antisipasi Covid-19, TNI Pakai Helm Pendeteksi Suhu Tubuh dari Jarak 10 Meter

Nasional
Polri Siap Mengusut Teror terhadap Panitia Diskusi FH UGM

Polri Siap Mengusut Teror terhadap Panitia Diskusi FH UGM

Nasional
Mahfud MD Klaim New Normal Tak Diterapkan dengan Pendekatan Ekonomi Semata

Mahfud MD Klaim New Normal Tak Diterapkan dengan Pendekatan Ekonomi Semata

Nasional
Ruslan Buton Ditahan di Rutan Bareskrim selama 20 Hari

Ruslan Buton Ditahan di Rutan Bareskrim selama 20 Hari

Nasional
Zona Hijau, 102 Daerah Ini Boleh Berkegiatan Aman di Tengah Pandemi Covid-19

Zona Hijau, 102 Daerah Ini Boleh Berkegiatan Aman di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
 Mahfud MD Tak Persoalkan Diskusi soal Pemberhentian Presiden di UGM

Mahfud MD Tak Persoalkan Diskusi soal Pemberhentian Presiden di UGM

Nasional
Komnas HAM Kecam Teror terhadap Jurnalis dan Panitia Diskusi CLS UGM

Komnas HAM Kecam Teror terhadap Jurnalis dan Panitia Diskusi CLS UGM

Nasional
Terapkan New Normal, Kepala Daerah Wajib Libatkan IDI hingga Epidemiolog

Terapkan New Normal, Kepala Daerah Wajib Libatkan IDI hingga Epidemiolog

Nasional
Tenaga Medis dan Relawan 2,5 Bulan Berjuang Lawan Covid-19, Ketua Gugus Tugas: Terima Kasih

Tenaga Medis dan Relawan 2,5 Bulan Berjuang Lawan Covid-19, Ketua Gugus Tugas: Terima Kasih

Nasional
Gugus Tugas Ungkap 102 Daerah Bebas Covid-19 hingga 30 Mei, Ini Rinciannya...

Gugus Tugas Ungkap 102 Daerah Bebas Covid-19 hingga 30 Mei, Ini Rinciannya...

Nasional
Indikator Daerah Siap New Normal, Kasus Covid-19 Turun Lebih dari 50 Persen dalam 2 Minggu

Indikator Daerah Siap New Normal, Kasus Covid-19 Turun Lebih dari 50 Persen dalam 2 Minggu

Nasional
New Normal, Menag Terbitkan Aturan Rumah Ibadah Wajib Punya Surat Bebas Covid-19

New Normal, Menag Terbitkan Aturan Rumah Ibadah Wajib Punya Surat Bebas Covid-19

Nasional
Gugus Tugas Petakan Risiko Penyebaran Covid-19 Jadi Zona Hijau, Kuning, Oranye, dan Merah

Gugus Tugas Petakan Risiko Penyebaran Covid-19 Jadi Zona Hijau, Kuning, Oranye, dan Merah

Nasional
UPDATE 30 Mei: Penambahan Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 24 Provinsi, Jatim Tertinggi

UPDATE 30 Mei: Penambahan Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 24 Provinsi, Jatim Tertinggi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X