Jelang Pelantikan Presiden, MPR Rapat Koordinasi dengan TNI, Polri, dan BIN

Kompas.com - 11/10/2019, 17:55 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/10/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua MPR RI Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, jelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019, MPR akan menggelar rapat koordinasi bersama TNI, Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Bambang mengatakan, rapat tersebut akan membahas pengamanan selama pelantikan presiden dan wakil presiden.

"Nanti kita akan rapat koordinasi dengan kapolri, dengan panglima TNI, dengan kepala BIN pekan depan," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jum'at (11/10/2019).

Baca juga: Prabowo Akan Hadir dalam Pelantikan Jokowi-Maruf Amin

Bambang meyakini, penusukan Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/11/2019) tidak akan menggangu agenda pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

Kendati demikian, menurut Bambang, peristiwa tersebut menjadi peringatan, khususnya bagi pejabat negara untuk lebih berhati-hati.

"Bukan berarti tidak boleh berdekatan dengan rakyat, itu harus," ucap dia. 

Baca juga: Jokowi: Pengumuman Kabinet di Hari Pelantikan atau Sehari Setelahnya

Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 akan digelar pada Minggu, 20 Oktober 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Rencananya, proses pelantikan dimulai pada pukul 14.00 WIB. Hingga kini, pimpinan MPR masih mempersiapkan acara tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X