Wapres: Dakwah di Indonesia Damai, Beda dengan di Timur Tengah

Kompas.com - 11/10/2019, 16:00 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla usai membesuk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kamis(10/10/2019). Menko Polhukam Wiranto diserang dua orang setelah meresmikan Universitas Mathlaul Awal di Pandeglang, Banten, pada Kamis (10/10/2019). KOMPAS.com/M ZAENUDDINWakil Presiden Jusuf Kalla usai membesuk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kamis(10/10/2019). Menko Polhukam Wiranto diserang dua orang setelah meresmikan Universitas Mathlaul Awal di Pandeglang, Banten, pada Kamis (10/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, dakwah Islam di Indonesia berbeda dengan di Timur Tengah.

Ia mengatakan, dakwah Islam di Indonesia selalu mengedepankan kedamaian.

" Dakwah kita dakwah yang damai, dakwah yang menimbulkan harapan, dakwah yang memberikan keimanan, memberikan persaudaraan. Jangan seperti apa yang dicapai di Timur Tengah, di Afghanistan," ujar Wapres saat meresmikan Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (11/10/2019).

Baca juga: Wapres Kalla: Dakwah Jangan Melebar, Jangan Sering Tabrakan...

"Alhamdulillah di Indonesia kita dapat berkumpul dengan gembira, dengan senang hati. Di lain pihak tadi disampaikan, kalau hari ini Suriah mau damai dan diperbaiki seluruh Suriah dan kembali ke seperti awal, butuh minimal 30 tahun," lanjut Kalla.

Karena itu, ia meminta seluruh organisasi Islam meneruskan dakwah yang penuh kedamaian di Indonesia.

Ia juga meminta organisasi Islam di Indonesia mendakwahkan pentingnya umat Islam untuk memajukan perekonomian.

Baca juga: Cemas atas Maraknya Hoaks dan Isu SARA, Polisi Ini Dakwah dari Masjid ke Masjid

Kalla mengatakan, dengan majunya perekonomian umat Islam maka meningkatkan kesejahteraan.

Kalla menambahkan, jika kesejahteraan umat Islam maju maka kecemburuan sosial yang berpotensi memunculkan konflik bisa dihindari.

"Apabila terjadi ketidakadilan, maka terjadilah nanti bentrokan konflik. Terjadilah perbedaan-perbedaan pandangan sehingga seperti Turki ngebom Suriah, Saudi mengebom Yaman, Yaman menembak kembali habis minyak Saudi," lanjut Wapres.

"Karena salah satu kekurangan adalah ekonomi. Jadi dakwah itu harus agar bagaiamana masyarakat kehidupannya makin baik," lanjut Wapres.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Fatwa MUI Terbaru soal Pelaksanaan Shalat Jumat di Masa PSBB Transisi

Ini Fatwa MUI Terbaru soal Pelaksanaan Shalat Jumat di Masa PSBB Transisi

Nasional
Cek Penanganan Covid-19 di Anambas, Mendagri: Ini Zona Hijau, Pertahankan

Cek Penanganan Covid-19 di Anambas, Mendagri: Ini Zona Hijau, Pertahankan

Nasional
Berkas Paniai Dikembalikan untuk Kedua Kalinya, Komnas HAM: Substansi Argumentasinya Sama

Berkas Paniai Dikembalikan untuk Kedua Kalinya, Komnas HAM: Substansi Argumentasinya Sama

Nasional
Baleg Sepakati 10 DIM Klaster UMKM dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Baleg Sepakati 10 DIM Klaster UMKM dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Nasional
Pemerintah Tegaskan Tidak Akan Ada Penundaan Pilkada 2020

Pemerintah Tegaskan Tidak Akan Ada Penundaan Pilkada 2020

Nasional
Pengembalian Berkas Paniai Relatif Cepat, Komnas HAM: Kejagung Belum Serius

Pengembalian Berkas Paniai Relatif Cepat, Komnas HAM: Kejagung Belum Serius

Nasional
Mendagri Sebut Kampanye Akbar Pilkada 2020 Ditiadakan, Bawaslu: Terlalu Jauh Mencampuri

Mendagri Sebut Kampanye Akbar Pilkada 2020 Ditiadakan, Bawaslu: Terlalu Jauh Mencampuri

Nasional
Akui Pernah Bertemu Harun Masiku, Ketua KPU: 15 Menit Banyak Ngalor-ngidul

Akui Pernah Bertemu Harun Masiku, Ketua KPU: 15 Menit Banyak Ngalor-ngidul

Nasional
Menko PMK: Idealnya Tes Covid-19 Capai 30.000 Orang Per Hari

Menko PMK: Idealnya Tes Covid-19 Capai 30.000 Orang Per Hari

Nasional
Komnas HAM Khawatir Kasus Peristiwa Paniai Mandek dan Berujung pada Impunitas

Komnas HAM Khawatir Kasus Peristiwa Paniai Mandek dan Berujung pada Impunitas

Nasional
Mahfud: 100 Persen Pasien Covid-19 di RSKI Pulau Galang Sembuh, Apa Kuncinya?

Mahfud: 100 Persen Pasien Covid-19 di RSKI Pulau Galang Sembuh, Apa Kuncinya?

Nasional
PP Muhammadiyah: Di Zona Hijau Covid-19, Shalat Jumat Bisa Digelar di Masjid

PP Muhammadiyah: Di Zona Hijau Covid-19, Shalat Jumat Bisa Digelar di Masjid

Nasional
Istana Kepresidenan Mulai Terapkan New Normal, Begini Gambarannya...

Istana Kepresidenan Mulai Terapkan New Normal, Begini Gambarannya...

Nasional
Terbitkan Panduan, Muhammadiyah Minta Warga di Zona Merah Tetap Ibadah dari Rumah

Terbitkan Panduan, Muhammadiyah Minta Warga di Zona Merah Tetap Ibadah dari Rumah

Nasional
Suap Proyek Jalan, Bupati Bengkalis Segera Disidang

Suap Proyek Jalan, Bupati Bengkalis Segera Disidang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X