Waketum Gerinda: Tak Mudah bagi Pak Prabowo Putuskan Koalisi atau Oposisi

Kompas.com - 10/10/2019, 16:24 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariWakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, tak mudah bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk memutuskan berada di koalisi pemerintah atau tetap menjadi pihak oposisi.

Menurut Dasco, Prabowo baru melakukan komunikasi informal terkait arah partai ke depan.

"Sementara baru komunikasi-komunikasi informal yang dilakukan karena untuk mengambil keputusan di dalam (koalisi pemerintah), itu sama beratnya dengan mengambil keputusan apakah di luar. Karena ini kan pendapat-pendapat yang berimbang," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Baca juga: F-Gerindra Akan Lobi Fraksi Lain Setujui Proyek Kampung Akuarium

Dasco mengatakan, sikap resmi Partai Gerindra akan dibahas dalam rapat kerja nasional (rakernas).

Dalam rapat itu, kata dia, para pengurus partai, baik pengurus pusat maupun daerah akan menyampaikan masukannya apakah Gerindra sebaiknya masuk dalam koalisi pemerintah atau tetap menjadi oposisi.

Saat ini, kata Dasco, keinginan pengurus partai dari pusat dan daerah terkait bergabung koalisi pemerintah atau menajdi oposisi masih imbang. 

"Masih cair, sementara masih cair, kita lihat di daerah maupun di DPP maupun dewan pembina masih berimbang antara yang ingin masuk dan tidak masuk sehingga kita akan membulatkan, menyamakan persepsi dan visi pada rakornas tadi," ujar dia. 

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto segera menyatakan sikap resmi partainya selama lima tahun ke depan.

Dalam Rapat Kerja Nasional pada 15 hingga 17 Oktober 2019 mendatang, Prabowo akan memutuskan apakah Partai Gerindra akan tetap menjadi oposisi atau bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Baca juga: Nur Asia Uno Pastikan Tak Maju di Pilkada Tangsel 2020, Ini Kata Gerindra

Rakernas Partai Gerindra digelar sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang.

"Pak Prabowo akan menyampaikan sikap politik beliau secara resmi setelah mendengar lebih banyak masukan dari para pimpinan Partai Gerindra dari seluruh Indonesia melalui Rakernas Partai Gerindra," ujar Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, melalui pesan singkat, Rabu (9/10/2019).

Rencananya, Rakernas Partai Gerindra digelar di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Prabowo akan mengundang seluruh pimpinan DPP dan pimpinan perwakilan daerah Partai Gerindra untuk dimintai pendapatnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X