2 Jurnalis Korban Kekerasan Oknum Polisi Lapor ke Propam Polri

Kompas.com - 10/10/2019, 08:58 WIB
Sejumlah jurnalis berunjuk rasa di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/9/2019). Mereka mengecam tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oknum polisi terhadap jurnalis yang meliput aksi unjuk rasa mahasiswa di Makassar. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc. ANTARA FOTO/Didik SuhartonoSejumlah jurnalis berunjuk rasa di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/9/2019). Mereka mengecam tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oknum polisi terhadap jurnalis yang meliput aksi unjuk rasa mahasiswa di Makassar. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua jurnalis yang diduga menjadi korban kekerasan oknum polisi saat meliput aksi demonstrasi mahasiswa melapor ke Divisi Profesi dan Pengamanan di Mabes Polri.

Aduan tersebut dilakukan setelah laporan keduanya ditolak Bareskrim Polri pada Rabu (9/10/2019).

Polisi mengarahkan keduanya untuk melapor kasus yang dialami ke Propam dan mengirimkan surat kepada kepala Bareskrim.

Baca juga: Ditolak Bareskrim Polri, Laporan Kekerasan 2 Jurnalis oleh Oknum Polisi diarahkan ke Propam

Adapun kedua jurnalis itu adalah Haris Prabowo dari Tirto.id dan Vany Fitria dari Narasi TV.

Laporan Haris ke Propam diterima melalui surat dengan nomor SPSP2/2550/X/2019/BAGYANDUAN pada Rabu (9/10/2019) pukul 16.40 WIB.

Perihal yang ditulis dalam laporan tersebut adalah pengaduan atas dugaan pelanggaran Pasal 18 Ayat 1 UU Pers yang dilakukan oleh oknum kepolisian.

Sementara laporan Vany diterima melalui surat dengan nomor SPSP2/2551/X/2019/BAGYANDUAN pada waktu, jam, serta perihal yang sama.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, keduanya diarahkan ke Propam karena persangkaannya langsung kepada individu oknum polisi.

Baca juga: 2 Jurnalis Korban Kekerasan Oknum Polisi Akan Mengadu ke Komnas HAM

\"Mungkin persangkaannya langsung ke personel dilaporkannya, karena personel aktif kan Propam yang menanganinya," ujar dia.

Diketahui, Haris dan Vany mengalami kekerasan saat meliput aksi demonstrasi mahasiswa pada 25 September dan 30 September 2019 lalu. Pelaku kekerasan tersebut diduga merupakan oknum aparat kepolisian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X