Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KSP Gelar Rapat dengan Relawan Jokowi Bahas Persiapan Pelantikan

Kompas.com - 09/10/2019, 21:10 WIB
Ihsanuddin,
Icha Rastika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menggelar rapat dengan sejumlah pemimpin relawan Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk membicarakan persiapan pelantikan Jokowi-Ma'ruf di Gedung MPR pada 20 Oktober mendatang. 

"Ya semuanya teman-teman antusias. Teman-teman relawan yang ingin ikut menyambut. Ini kan sebuah momen kebersamaan," kata Koordinator Relawan Golkar Jokowi (Gojo) Rizal Mallarangeng selesai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Sempat Minta Percepat, Projo Kini Siap Kawal Pelantikan Jokowi-Maruf 20 Oktober

Rizal menyampaikan, berdasarkan rapat tadi, semua relawan sepakat akan menyambut Jokowi-Ma'ruf setelah pelantikan.

Namun, dalam rapat perdana itu, belum disepakati mengenai teknis penyambutan. 

"Ini baru rapat pertama dan satu dua hari ini ada rapat berikutnya dan kami sendiri mewakili relawan diundang, sehingga relawan dapat porsi sendiri," kata Rizal.

Nantinya, menurut dia, suasana penyambutan akan berbeda dari periode pertama Jokowi. Pada 2014 ada arak-arakan atau pesta rakyat. Namun, pada tahun ini acara lebih dikonsep ke arah syukuran.

"Ya suasananya akan berbeda. Lebih banyak syukuran, doa, tentu saja harapan dan semangat ada dan sangat besar. Bagaimana ekspresinya ini lagi dibicarakan. Sesuai dengan konteks yang ada sekarang," ujar Rizal.

Baca juga: MPR Mundurkan Pelantikan Jokowi-Maruf Jadi Pukul 16.00 WIB, Ini Alasannya

Dia mengatakan, nantinya para relawan yang tergabung dalam Projo, Gojo, Seknas Jokow, dan lainnya akan menyampaikan harapan untuk kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Namun, detail konsepnya belum selesai. Para relawan akan menggelar rapat kembali bersama Moldoko. "Teknisnya nanti, pasti, kan ini baru rapat pertama," ucap Rizal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PPATK Koordinasi ke Kejagung Terkait Aliran Dana Harvey Moeis di Kasus Korupsi Timah

PPATK Koordinasi ke Kejagung Terkait Aliran Dana Harvey Moeis di Kasus Korupsi Timah

Nasional
Prabowo-Titiek Soeharto Hadiri Acara Ulang Tahun Istri Wismoyo Arismunandar, Ada Wiranto-Hendropriyono

Prabowo-Titiek Soeharto Hadiri Acara Ulang Tahun Istri Wismoyo Arismunandar, Ada Wiranto-Hendropriyono

Nasional
Banyak Catatan, DPR Dorong Revisi UU Pemilu Awal Periode 2024-2029

Banyak Catatan, DPR Dorong Revisi UU Pemilu Awal Periode 2024-2029

Nasional
Pakar Ragu UU Lembaga Kepresidenan Terwujud jika Tak Ada Oposisi

Pakar Ragu UU Lembaga Kepresidenan Terwujud jika Tak Ada Oposisi

Nasional
Istana Sebut Pertemuan Jokowi dan Prabowo-Gibran Semalam Atas Inisiatif Prabowo

Istana Sebut Pertemuan Jokowi dan Prabowo-Gibran Semalam Atas Inisiatif Prabowo

Nasional
Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Saat Bertemu Prabowo Semalam

Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Saat Bertemu Prabowo Semalam

Nasional
Jokowi Siapkan Program Unggulan Prabowo-Gibran Masuk RAPBN 2025

Jokowi Siapkan Program Unggulan Prabowo-Gibran Masuk RAPBN 2025

Nasional
CSIS: Mayoritas Caleg Muda Terpilih di DPR Terindikasi Dinasti Politik

CSIS: Mayoritas Caleg Muda Terpilih di DPR Terindikasi Dinasti Politik

Nasional
Korlantas Kaji Pengamanan Lalu Lintas Jelang World Water Forum Ke-10 di Bali

Korlantas Kaji Pengamanan Lalu Lintas Jelang World Water Forum Ke-10 di Bali

Nasional
Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Rangkul Semua Pihak Pasca-Pilpres

Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Rangkul Semua Pihak Pasca-Pilpres

Nasional
Pakar Sebut Semua Lembaga Tinggi Negara Sudah Punya Undang-Undang, Hanya Presiden yang Belum

Pakar Sebut Semua Lembaga Tinggi Negara Sudah Punya Undang-Undang, Hanya Presiden yang Belum

Nasional
Saksi Ungkap SYL Minta Kementan Bayarkan Kartu Kreditnya Rp 215 Juta

Saksi Ungkap SYL Minta Kementan Bayarkan Kartu Kreditnya Rp 215 Juta

Nasional
Saksi Sebut Bulanan untuk Istri SYL dari Kementan Rp 25 Juta-Rp 30 Juta

Saksi Sebut Bulanan untuk Istri SYL dari Kementan Rp 25 Juta-Rp 30 Juta

Nasional
Tata Kelola Dana Pensiun Bukit Asam Terus Diperkuat

Tata Kelola Dana Pensiun Bukit Asam Terus Diperkuat

Nasional
Jelang Disidang Dewas KPK karena Masalah Etik, Nurul Ghufron Laporkan Albertina Ho

Jelang Disidang Dewas KPK karena Masalah Etik, Nurul Ghufron Laporkan Albertina Ho

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com