Mabes Polri Nyatakan Wamena Sudah Kondusif

Kompas.com - 09/10/2019, 19:20 WIB
Para pekerja PLN sedang memperbaiki jaringan kelistrikan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang terdampak kerusuhan pada 23 September, Minggu (6/10/2019) Dok. Humas PLNPara pekerja PLN sedang memperbaiki jaringan kelistrikan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang terdampak kerusuhan pada 23 September, Minggu (6/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Mabes Polri menyatakan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Wamena, Papua sudah kondusif.

Salah satu indikatornya, yaitu sebanyak 106 orang yang sempat mengungsi, kembali ke Wamena untuk beraktivitas seperti sedia kala.

"Sampai hari ini, situasi Wamena semakin kondusif. Ini ditandai hari ini, ada 106 warga Wamena yang saat kerusuhan lalu mengungsi ke Jayapura telah kembali lagi ke Wamena," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra di kantornya, Rabu (9/10/2019).

"Ini menandakan, ada sebuah situasi yang dipercayai aman," lanjut dia.

Baca juga: Bertemu Pengungsi Wamena dan Ilaga di Papua, Ini yang Dikatakan Wiranto

Selain itu, aktivitas masyarakat di sentra-sentra ekonomi di Wamena juga berangsur-angsur pulih.

Proses belajar mengajar di sekolah juga sudah dimulai kembali dalam pekan ini.

Asep menekankan, polisi bersama-sama TNI dan pemerintah daerah bersungguh-sungguh menghadirkan keamanan di Wamena.

"Semua ini terus diupayakan pimpinan kita untuk terus memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa situasi di Wamena cukup kondusif," kata dia.

Personel polisi pun diharapkan terus hadir di tengah masyarakat demi menjamin keamanan tersebut. Sebab, menurut Asep, secara psikologis masyarakat akan merasakan aman dengan hadirnya aparat tersebut.

Baca juga: Sri Mulyani Butuh Waktu untuk Cairkan Dana Pemulihan Wamena

Pihaknya juga telah mengimbau kepada warga lainnya yang mengungsi ke kampung halaman agar segera kembali ke Wamena dan beraktivitas seperti biasa.

Diberitakan, kerusuhan yang melanda Wamena memaksa sejumlah warganya mengungsi ke wilayah lain di Papua. Bahkan ada yang pulang ke kampung halamannya di luar Papua.

Kerusuhan itu sendiri menelan korban jiwa dan kerugian materil yang tidak sedikit.

"224 mobil roda 6 dan 4 hangus, 150 motor, 465 ruko hangus, dan 165 rumah dibakar," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes (Pol) AM Kamal di Jayapura, Kamis (26/9/2019). 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPP Tegaskan Pemilihan Ketua Golkar lewat Musyawarah

Ketua DPP Tegaskan Pemilihan Ketua Golkar lewat Musyawarah

Nasional
Sudah Disurati Erick Thohir, Dirut Jasa Marga Tak Penuhi Panggilan KPK

Sudah Disurati Erick Thohir, Dirut Jasa Marga Tak Penuhi Panggilan KPK

Nasional
Mahfud MD Pastikan TP4 Pusat dan Daerah Warisan Prasetyo Dibubarkan

Mahfud MD Pastikan TP4 Pusat dan Daerah Warisan Prasetyo Dibubarkan

Nasional
Mutasi Kapolres Kampar, Idham Azis: Kalau Enggak Benar Bagaimana Mau Pimpin Satuan?

Mutasi Kapolres Kampar, Idham Azis: Kalau Enggak Benar Bagaimana Mau Pimpin Satuan?

Nasional
Wakil Ketua MPR Ungkap Ada Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden di UUD 1945

Wakil Ketua MPR Ungkap Ada Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden di UUD 1945

Nasional
Bowo Sidik Berharap Hakim Tak Mencabut Hak Politiknya

Bowo Sidik Berharap Hakim Tak Mencabut Hak Politiknya

Nasional
Jepang Ingin Terlibat Pemindahan Ibu Kota, Presiden Jokowi 'Welcome'

Jepang Ingin Terlibat Pemindahan Ibu Kota, Presiden Jokowi "Welcome"

Nasional
Firli Bahuri: Pegawai KPK Harus Tetap Sejahtera Meski Jadi ASN

Firli Bahuri: Pegawai KPK Harus Tetap Sejahtera Meski Jadi ASN

Nasional
Agus Rahardjo Yakin Pegawai KPK Tetap Independen Meski Jadi ASN

Agus Rahardjo Yakin Pegawai KPK Tetap Independen Meski Jadi ASN

Nasional
Ini Kata KPK soal Pembangunan Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Ini Kata KPK soal Pembangunan Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Nasional
Baca Pleidoi, Bowo Sidik Merasa Bersalah Terjerat dalam Dugaan Korupsi

Baca Pleidoi, Bowo Sidik Merasa Bersalah Terjerat dalam Dugaan Korupsi

Nasional
Bertemu 1 Jam, Mahfud MD dan Jaksa Agung Bahas Garis Kebijakan Pemerintah

Bertemu 1 Jam, Mahfud MD dan Jaksa Agung Bahas Garis Kebijakan Pemerintah

Nasional
Bakamla Sebut Aktivitas Terorisme Berpotensi Terjadi di Perairan NKRI

Bakamla Sebut Aktivitas Terorisme Berpotensi Terjadi di Perairan NKRI

Nasional
Wapres Minta Instansi Lain Tiru Polri soal Gaya Hidup Sederhana

Wapres Minta Instansi Lain Tiru Polri soal Gaya Hidup Sederhana

Nasional
Wapres: Pilkada DPRD Dianggap Tak Demokratis, Pilkada Langsung Biayanya Besar

Wapres: Pilkada DPRD Dianggap Tak Demokratis, Pilkada Langsung Biayanya Besar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X