Penuhi Panggilan KPK, Rizal Djalil Janji Akan Kooperatif

Kompas.com - 09/10/2019, 10:47 WIB
Anggota BPK Rizal Djalil berjalan seusai diperiksa di kantor KPK, Jakarta, Jumat (4/10/2019). Rizal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR dengan tersangka Jusminarta Prasetyo, sebelumnya KPK juga telah menetapkan Rizal sebagai tersangka kasus tersebut. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANAnggota BPK Rizal Djalil berjalan seusai diperiksa di kantor KPK, Jakarta, Jumat (4/10/2019). Rizal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR dengan tersangka Jusminarta Prasetyo, sebelumnya KPK juga telah menetapkan Rizal sebagai tersangka kasus tersebut. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) Rizal Djalil memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek Sistem Pengadaan Air Minum, Rabu (9/10/2019) hari ini.

Rizal mengaku akan kooperatif dalam menjalani pemeriksaan serta akan memberikan keterangan apapun yang dibutuhkan penyidik.

"(Saya) akan memberikan keterangan apapupun yang dibutuhkan oleh penyidik dan saya membawa semua dokumen yang diminta oleh penyidik dan saya akan sangat kooperatif," kata Rizal kepada wartawan.

Baca juga: Anggota BPK Rizal Djalil Enggan Komentar soal Statusnya sebagai Tersangka

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Rizal tiba di Gedung Merah Putih sekira pukul 10.00 WIB mengenakan kemeja merah muda dipadu dengan peci dan kacamata hitam.

Rizal mengatakan, ia akan membeberkan segala hal yang ia ketahui terkait kasus SPAM kepada awak media selepas menjalani pemeriksaan nanti.

Beberapa hal yang ingin diungkapkan oleh Rizal antara lain terkait penerimaan uang Rp 3,2 miliar yang dituduhkan padanya serta seseorang yang disebutnya mengatur proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Saya nanti setelah diperiksa akan berbicara secara terbuka apa adanya kepada saudara-saudara, teman-teman awak media. Dan saya sudah siapkan pantun untuk teman-teman media nanti," ujar Rizal.

Setelah memberikan pernyataan kepada awak media, Rizal kemudian memasuki Gedung Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, Rizal dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Senin (7/10/2019) lalu. Namun, ia berhalangan hadir sehingga pemeriksaannya dijadwalkan ulang menjadi hari ini.

Dalam perkara yang menjeratnya, Rizal diduga menerima uang 100.000 dollar Singapura dari Komisaris PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X