Ketua DPP: Bupati Lampung Utara Mundur dari Partai Nasdem

Kompas.com - 07/10/2019, 10:26 WIB
Panitia aksi Kita Indonesia bidang advokasi, Taufik Basari saat di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/12/2016). Akhdi Martin PratamaPanitia aksi Kita Indonesia bidang advokasi, Taufik Basari saat di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/12/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari mengatakan, Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara memutuskan mundur dari Partai Nasdem usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Minggu (6/10/2019).

"DPP Partai NasDem telah menerima permintaan pengunduran diri Agung Ilmu Mangkunegara, Bupati Lampung Utara, dari seluruh jabatan dan posisi di Partai. Hal itu agar Agung dapat berkonsentrasi menghadapi perkara hukum yang sedang dihadapi," kata Taufik kepada wartawan, Senin (7/10/2019).

Baca juga: Hingga Pagi Ini, KPK Amankan 7 Orang Terkait OTT Bupati Lampung Utara

Taufik mengatakan, pengunduran diri Agung disampaikan perwakilan keluarga kepada DPP Partai Nasdem.


"Pernyataan pengunduran diri tersebut disampaikan oleh kaluarganya mewakili Agung Ilmu Mangkunegara mengingat yang bersangkutan belum dapat berhubungan dengan pihak luar," ujarnya.

Taufik mengatakan, terkait dengan kasus korupsi yang menimpa Agung, Partai Nasdem sudah mengingatkan seluruh kader apabila tersangkut kasus korupsi harus mengundurkan diri dan digantikan.

Taufik juga mengatakan, DPW Nasdem Provinsi Lampung mengusulkan Imam Suhada sebagai pengganti Agung menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Lampung Utara.

"DPW Partai NasDem Provinsi Lampung mengusulkan Imam Suhada sebagai Ketua DPD Partai NasDem Lampung Utara yang baru menggantikan Agung Ilmu Mangkunegara yang telah mengundurkan diri," pungkasnya.

Baca juga: KPK Amankan Rp 600 Juta dari OTT Bupati Lampung Utara

Sebelumnya, KPK menangkap Agung Ilmu Mangkunegara, bersama enam orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT), Minggu (6/10/2019). Dalam operasi itu, KPK juga mengamankan sejumlah uang Rp 600 juta.

Menurut Wakil Ketia KPK Laode M Syarif, diduga ada penyerahan uang yang diperuntukkan bagi Agung.

"Barang bukti uang sedang dihitung jumlahnya. Diduga terkait proyek di Dinas Pekerjaan Umum atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara. Untuk pengamanan awal, tim telah menyegal sejumlah benda dan lokasi," kata Laode. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X