Ingin Jadi Ketua MPR, Fadel Muhammad Sebut Sudah Lobi PDI-P dan Golkar

Kompas.com - 03/10/2019, 12:59 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) Republik Indonesia sepakat memilih Fadel Muhammad sebagai pimpinan MPR Periode 2019-2024 dari unsur DPD RIdalam rapat pleno DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019) malam.  KOMPAS.com/HaryantipuspasariDewan Perwakilan Rakyat (DPD) Republik Indonesia sepakat memilih Fadel Muhammad sebagai pimpinan MPR Periode 2019-2024 dari unsur DPD RIdalam rapat pleno DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPD Fadel Muhammad mengatakan, dirinya sudah melobi perwakilan fraksi partai-partai di DPR untuk memuluskan jalannya menjadi Ketua MPR.

Fadel mengatakan, sudah menemui fraksi partai-partai pendukung pemerintah seperti PDI-P, Golkar, Nasdem, dan PKB.

"Kita sudah bicarakan dengan Golkar, kita bicara Golkar dan PDI-P dan Nasdem kemudian kelompok PKB ini satu full," kata Fadel di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Baca juga: 136 Anggota DPD Dukung Fadel Muhammad Jadi Ketua MPR

Fadel mengatakan, dirinya juga akan bertemu dengan fraksi Partai Gerindra untuk melanjutkan lobi-lobi agar dapat menduduki kursi Ketua MPR.

"Berikutnya Gerindra sudah janjian siang ini mau ketemu mereka untuk membicarakan bagaimana posisi yang ada," ujarnya.

Pada Kamis (3/10/2019) ini sedang berlangsung rapat gabungan antara pimpinan sementara MPR bersama masing-masing fraksi partai politik DPR dan kelompok DPD terkait persiapan pemilihan pimpinan MPR periode 2019-2024.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X