Kompas.com - 29/09/2019, 16:09 WIB
Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade saat ditemui di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (29/9/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariWakil Sekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade saat ditemui di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (29/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan, partainya akan mendukung pelantikan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019 mendatang.

"Pak Jokowi adalah presiden terpilih yang sudah ditetapkan KPU dan Insya Allah akan dilantik 20 Oktober 2019, itu harus diterima dan kami dukung pelantikan Pak Jokowi," ujar Andre di Gedung DPR/MPR, Minggu (29/9/2019).

Pernyataan Andre tersebut disampaikan berkaitan dengan munculnya rencana melengserkan Jokowi yang diungkapkan oleh Politisi Senior Gerindra Permadi.

Menurut Andre, hal tersebut merupakan pernyataan pribadi dari Permadi dan sama sekali tidak mewakili mesin partai.

Baca juga: Wiranto: Demonstrasi Mahasiwa Diambil Alih Perusuh untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi

"Kalau kita memang tidak setuju, ingin mengkritik ya kritik saja. Presiden tentu sebagai pemimpin berkewajiban untuk mendengarkan masukan, kritik dari rakyat," kata dia.

"Tapi kalau mau menjatuhkan, saya rasa tidak etis. Bangsa ini butuh pertumbuhan ekonomi, butuh persatuan. Terlalu besar ongkosnya kalau terus menjatuhkan pemerintah di luar pemilu," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi, kata dia, Gerindra sudah jelas taat kepada konstitusi sehingga pihaknya akan menghormati pelaksanaan pelantikan Jokowi nanti.

"Gerindra, Pak Prabowo, kami semua meskipun pahit sudah menerima hasil pemilu. Kami partai taat azas, taat konstitusi. Kami menghormati kemenangan Pak Jokowi meskipun merasakan ada kecurangan, tapi sudah menang, ditetapkan itu harus kita hormati," pungkas dia.

Baca juga: Demo di DPR, Mahasiswa Tegaskan Bukan untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi

Sebelumnya, Politikus senior Partai Gerindra Permadi diketahui menyampaikan agenda untuk melengserkan Jokowi sebelum pelaksanaan pelantikan sebagai Presiden Terpilih 2019-2024.

"Sebelum pelantikan targetnya (menurunkan Jokowi), pokoknya sebelum pelantikan (presiden)," kata Permadi, Sabtu (28/9/2019).

Pernyataan tersebut disampaikan Permadi usai menggelar pertemuan dengan Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen (Purn) Sunarko hingga Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath di kediaman pribadinya di Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/2019).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.