Pos Polisi di Palmerah Dirusak Massa Demo Penolakan RKUHP

Kompas.com - 24/09/2019, 21:13 WIB
Massa demonstran penolak RKUHP melakukan pembakaran di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). KOMPAS.com/Aris F HarvendaMassa demonstran penolak RKUHP melakukan pembakaran di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pos Polsubsektor Palmerah, Jakarta Pusat, mengalami kerusakan setelah massa demontsran penolakan RKUHP merangsek usai dipukul mundur dari Gedung DPR/MPR RI, Selasa (24/9/2019).

Sejumlah fasilitas pos polisi di Palmerah tersebut dirusak massa. Bahkan satu motor yang terparkir di pos tersebut juga dirusak.

Tak lama dari aksi perusakan tersebut, massa kembali dipukul mundur polisi dari belakang Gedung DPR/MPR RI dan dari samping SMA Negeri 24 Jalan Blora menuju Stasiun Palmerah.

Polisi juga menembakkan gas air mata untuk menghalau massa ke arah Pejompongan.

Baca juga: Pintu Tol Pejompongan Dibakar

Akibat letusan gas air mata tersebut, pengemudi kendaraan yang melintas juga merasakan efek pedas pada matanya. Karena itu, mereka lantas berbalik ke arah ke pejompongan.

Sebagai informasi, aksi unjuk rasa itu dilakukan dengan tujuan menuntut dibatalkannya pengesesahan UU KPK dan RKUHP.

Mahasiwa menegaskan bahwa aksi unjuk rasa mereka sama sekali tidak terkait upaya untuk menggagalkan pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan pakil presiden terpilih pada 20 Oktober nanti.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X