Mendagri Sebut Ada Daerah yang Belum Tuntas Bahas Anggaran Pilkada

Kompas.com - 23/09/2019, 14:43 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Senin (23/9/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaMenteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Senin (23/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut, masih ada sejumlah daerah yang belum menyelesaikan proses penganggaran Pilkada 2020.

Proses penganggaran di beberapa wilayah, kata Tjahjo, masih dibahas Komisi Pemilihan Umum daerah bersama pemerintah setempat.

"Masih ada beberapa daerah yang belum ada titik temu antara teman-teman KPU di daerah dengan Pemda," kata Tjahjo saat memberi sambutan dalam Konsolidasi Nasional 2019 bersama KPU, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Senin (23/9/2019).

Baca juga: Saat Keluarga Pemimpin Negeri Jajal Pilkada 2020...

Tjahjo menyebut, dirinya mengetahui wilayah-wilayah yang belum menuntaskan anggaran Pilkada karena punya wewenang untuk menandatangani Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (RAPBD) dan perubahan Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD), baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Oleh karena pelaksanaan tahapan Pilkada kian dekat, ia meminta jajaran KPU daerah dan Pemda segera menyelesaikan persoalan penganggaran ini.

Dari pihak Kemendagri, Tjahjo menyebut, telah berkoodinasi dengan Dirjen Keuangan Daerah dan Dirjen Otonomi Daerah, memastikan supaya anggaran Pilkada tercukupi.

"Kami telah menugaskan kepada Dirjen Keuangan Daerah dan Dirjen Otonomi Daerah untuk memanggil seluruh daerah tersebut. Kami minta supaya anggarannya cukup dan tercukupi. Ini prinsip ya," ujarnya.

Baca juga: Setahun Jelang Pilkada 2020, KPU Gelar Konsolidasi Nasional

Lebih lanjut, Tjahjo meminta agar para pemangku kepentingan mengidentifikasi permasalahan yang berpotensi muncul di Pilkada, mulai dari keamanan hingga logistik.

"Mohon terus didekati, disinkronkan semoga ada kebutuhan-kebutuhan yang sudah bisa dicapai, dimulai dengan tahapan-tahapan sedikit perubahan untuk tahun anggaran di akhir 2019 ini," katanya.

Untuk diketahui, hari pemungutan Pilkada serentak bakal digelar 23 September 2020. Pilkada digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X