Agung Laksono: Jangan Ada Elit Politik Obok-Obok Ormas Golkar!

Kompas.com - 19/09/2019, 22:29 WIB
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono. Dok DPP GolkarKetua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Kericuhan yang timbul di dalam acara yang disebut-sebut sebagai Musyawarah Nasional Luar Biasa MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) pada Kamis (19/9/2019) patut disesalkan.

Kondisi memalukan yang terjadi di Hotel Sultan, Jakarta, itu melibatkan sejumlah pengurus ormas MKGR yang notabene adalah ormas trikarya pendiri Golkar. Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, menyayangkan kejadian tersebut.

"Saya prihatin kalau sampai ada gejala perpecahan. Saya harapkan masalah MKGR ini segera selesai dan jangan berlarut-larut," kata Agung.

Pada Munaslub versi Hotel Sultan itu akhirnya terpilih Fahd El Fouz sebagai Ketua Umum MKGR versi baru. Namun, menurut Agung, pemilihan ketua baru tidak bisa seperti itu.

"Saya kira DPD Partai Golkar akan tetap berpedoman pada aturan yang ada. Saya yakin tetap dengan pengurus yang sekarang, dengan kepemimpinan yang diketuai oleh Pak Roem Kono dan Sekjen Pak Adies Kadir. Apalagi, dari kepemimpinan mereka tak ada yang salah dan keliru," kata Agung.

Agung sendiri adalah saksi mata atas terpilihnya Roem Kono sebagai Ketua Umum MKGR dalam munas di Bandung pada 2015.

"Saya hadir di sana saat itu dan semua berjalan baik," ucap Agung.

Agung juga bertanya-tanya masalah tersebut timbul akibat akan segera digelarnya Munas Golkar pada Desember mendatang.

"Saya malah bertanya-tanya ini ada kaitannya dengan Munas Partai Golkar nanti," ucap Agung.

Dia juga mengaku tahu betul selama ini Roem Kono dekat dengan Ketua Umum Airlangga Hartarto. Begitu juga dengan Adies Kadir.

Terkait itu, Agung juga mempertanyakan kehadiran Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR di Munaslub versi Hotel Sultan. Dia berharap ini tak ada hubungannya dengan persaingan jelang Munas Golkar nanti.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Nasional
Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Nasional
Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Nasional
Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi  B-737-MAX-8?

Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi B-737-MAX-8?

Nasional
PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

Nasional
Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Nasional
Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Nasional
Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Nasional
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

Nasional
BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

Nasional
BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

Nasional
Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Nasional
Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X