Syafii Maarif Minta Jokowi Tak Pilih Menteri yang Bikin Kacau

Kompas.com - 19/09/2019, 12:35 WIB
Buya Syafii Maarif saat ditemui di Universitas Kristen Petra, Surabaya, Senin (19/8/2019). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANBuya Syafii Maarif saat ditemui di Universitas Kristen Petra, Surabaya, Senin (19/8/2019).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Syafii Maarif meminta Presiden Joko Widodo tak memilih menteri yang berpotensi membuat kacau.

Hal itu disampaikan Buya Syafii, sapaan akrabnya, saat bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Buya mengaku dimintai pendapatnya oleh Jokowi soal menteri untuk Kabinet Kerja jilid II mendatang.

"Soal menteri, pilih kabinet yang bagus, yang betul-betul setia kepada Presiden, jangan yang bikin kacau," kata Buya seusai pertemuan dengan Jokowi.


Baca juga: Tiga Kriteria Ideal yang Harus Dimiliki Calon Menteri Jokowi we

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengaku tidak masalah apakah menteri yang dipilih Jokowi berlatar belakang parpol atau profesional.

Hal terpenting, ujar Buya, sang menteri memiliki integritas yang menyertai kompetensinya.

"Dari partai juga boleh, tapi orang yang profesional, orang yang berintegritas, punya kompetensi dan profesionalisme, itu saja yang pokok," kata dia.

Jokowi sebelumnya menyatakan bahwa kabinet akan diisi sebagian besar dari kalangan profesional.

Baca juga: Syafii Maarif Minta agar Kabinet Diisi Orang Profesional dan Tidak Anti-partai

Meski demikian, komposisi profesional dan perwakilan partai politik tidak terlalu besar jumlahnya. Sebanyak 55 persen dari profesional dan 45 persen dari partai politik.

Selain itu, Jokowi juga menjanjikan kabinetnya akan diisi menteri berusia muda.

Bahkan, Kepala Negara menyebut ada menteri berusia di bawah 30 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X