Paksa Masuk Gedung KPK, Demonstran Dibubarkan Polisi

Kompas.com - 18/09/2019, 15:33 WIB
Petugas kepolisiam mengamankan seorang pengunjuk rasa beratribut HMI di depan Gedung Merah Putih KPK, Rabu (18/9/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPetugas kepolisiam mengamankan seorang pengunjuk rasa beratribut HMI di depan Gedung Merah Putih KPK, Rabu (18/9/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Keributan terjadi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi ketika massa beratribut Himpunan Mahasiswa Islam berunjuk rasa menolak pengangkatan Irjen Firli Bahur sebagai Ketua KPK periode 2019-2023.

Keributan pecah pukul 14.50 WIB ketika massa yang beranggotakan sekitar 20 orang itu berupaya merangsek masuk ke dalam Gedung Merah Putih KPK tetapi dihalau polisi.

Aksi saling dorong dan adu mulut pun terjadi antara polisi dan massa. Massa juga terlihat melempar ban yang menyulut emosi para polisi.

Baca juga: Pakar Medsos: KPK Diserang Isu Radikalisme Saat Revisi UU KPK Bergulir


Massa sempat didorong menjauh dari Gedung KPK. Polisi pun terlihat mengamankan seorang pengunjuk rasa.

Melihat rekannya diamankan, demonstran bergerak maju. Namun, lagi-lagi mereka dihadang polisi. Beberapa demonstran pun tampak diamankan oleh polisi.

"Jangan dipukul, jangan dipukul, dibawa saja, jangan dipukul," kata seorang polisi ketika seorang demonstran tengah diseret koleganya.

Situasi tersebut terasa lebih panas karena ada massa tandingan yang jumlahnya lebih banyak tengah berunjuk rasa di depan Gedung KPK. Namun, bentrok fisik antar-keduanya tak terjadi.

Baca juga: Ditanya soal Revisi UU KPK, Sinta Nuriyah: Aduh Mulas

Berdasarkan pantauan Kompas.com hingga pukul 15.15 WIB, massa beratribut HMI menggelar orasi dan meminta rekan-rekannya dibebaskan.

Adapun polisi membentuk barisan membatasi dua kelompok massa yang bertentangan tersebut. Aksi massa tandingan tampak masih menjalankan orasi tanpa gangguan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X