SD yang Terpapar Asap Industri di Cilincing Akan Dipasangi Kain Sebagai Filter

Kompas.com - 16/09/2019, 13:34 WIB
Lokasi usaha pembakaran arang batok di Cilincing, Jakarta Utara Dok. Kominfotik Jakarta UtaraLokasi usaha pembakaran arang batok di Cilincing, Jakarta Utara

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menerjunkan tim untuk memfilter udara di ruangan SDN 07 Cilincing, Jakarta Utara yang terkena asap pembakaran arang kelapa dan peleburan timah.

Anies menyebut pemfilteran udara di ruangan ini adalah penanganan jangka pendek bagi sekolah yang terdampak.

"Kami akan kirim tim di situ untuk pemfilteran agar sekolah itu bisa bebas. Dalam jangka pendek itu dilakukan. Dalam jangka pendek agar anak tidak terekspos dengan polutan ketika mereka belajar. Khususnya pada saat dalam ruangan," ucap Anies di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).

Baca juga: Pemilik Usaha Pembakaran Arang di Cilincing: Anak Saya Lahir di Tengah Asap, Sehat Sampai Sekarang


Menurut dia, cara ini pernah dilakukannya saat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Mekanismenya, sekolah yang terkena asap berpolutan akan dipasang penyaring udara dengan bahan dasar kain atau bahan dakron.

"Saya pernah terapkan itu tahun 2015 di kawasan-kawasan yang ada kebakaran itu kami menggunakan penutup untuk ruang-ruang kelas semuanya. Sehingga tetap bisa sehat meski di luar ada asap," jelasnya.

Teknologi ini, kata dia, dikembangkan oleh ilmuwan dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Itu buatan seorang prosfesor dari ITB yang kita undang kemudian kita tempatkan hal yang sama kita lakukan di sekolah-sekolah di Jakarta yang terekspos polutan yang cukup tinggi," kata dia.

Baca juga: Diprotes Warga, Pemilik Usaha Pembakaran Arang di Cilincing Minta Dicarikan Lokasi Baru

Sebelumnya, warga Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara mengeluhkan keberadaan industri rumahan pembakaran arang dari batok kelapa dan peleburan timahyang ada di Jalan Inspeksi Cakung Drain.

Alasannya, asap yang dikeluarkan dari sejumlah lapak tersebut kerap kali menyebabkan asap  tebal dan bau yang menyengat.

Akibatnya, salah seorang guru SDN Cilincing 07 pagi berinisial S mengalami pneumonia akut.

SDN tersebut pun terpapar banyak asap hingga keramik menjadi hitam. Bau arang dan lelehan timah juga selalu tercium di ruang kelas saat kegiatan belajar mengajar dilakukan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X