SOROT POLITIK

Penghargaan untuk Caleg, Tradisi Baru Golkar yang Dirintis Airlangga

Kompas.com - 15/09/2019, 23:36 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (ke-7 dari kanan) mengapresiasi para caleg pada Malam Penghargaan Partai Golkar 2019 yang digelar di Ballroom Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Minggu (15/9/2019) KOMPAS.com/KURNIASIH BUDIKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (ke-7 dari kanan) mengapresiasi para caleg pada Malam Penghargaan Partai Golkar 2019 yang digelar di Ballroom Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Minggu (15/9/2019)

"Kunci Industri 4.0 adalah adanya data, artificial intelligent, big data," ujar dia.

Oleh karena itu, Partai Golkar mesti siap dengan big data dan mengelolanya untuk kepentingan yang lebih besar.

Sebagai informasi, Golkar telah memiliki aplikasi Saksiku yang digunakan saat pemilu legislatif 2019. Pengembangan aplikasi ini, bakal berguna untuk kepentingan partai di masa depan.

" Partai Golkar juga partai pertama yang menerapkan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam kampanye. Ini bisa dikembangkan terus menerus," kata dia.

Agenda politik terdekat

Airlangga menjelaskan, Golkar mesti memperjuangkan posisi dalam penentuan pimpinan DPR RI, MPR RI, dan kabinet. Penentuan posisi-posisi penting itu akan berlangsung Oktober mendatang.

Selain itu, Munas Partai Golkar akan digelar akhir 2019. Untuk itu, ia menegaskan, persatuan Partai Golkar mesti diutamakan para pihak yang berkompetisi dalam memperebutkan jabatan Ketua Umum Partai Beringin.

"Munas Golkar harus dijadikan momentum persatuan Partai Golkar. Jangan sampai pihak lain bertepuk tangan bila Golkar terpecah belah," papar dia.

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie, mengatakan seluruh kader dan pengurus Partai Golkar harus menjaga persatuan.

"Jangan menohok kawan sendiri, jangan menggunting dalam lipatan. Itu saya kira tetap berlaku sampai sekarang," ucap dia.

Selain itu, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung, menegaskan Golkar pernah meraih lebih dari 100 kursi DPR RI pada pemilu 2004. Sayangnya, prestasi itu tak dapat dipertahankan, begitu juga pada pemilu 2019.

Namun demikian, ia mengapresiasi kinerja Airlangga Hartarto yang menempatkan Golkar pada posisi kedua pada pemilu legislatif 2019 lalu. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Jantung Idap Covid-19 Lebih Sulit Ditangani, Dokter: Jangan Sampai Terpapar

Pasien Jantung Idap Covid-19 Lebih Sulit Ditangani, Dokter: Jangan Sampai Terpapar

Nasional
Jelang Pilkada, Kabareskrim Ingatkan soal Potensi Penyalahgunaan Bansos dan Maraknya Hoaks

Jelang Pilkada, Kabareskrim Ingatkan soal Potensi Penyalahgunaan Bansos dan Maraknya Hoaks

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Evaluasi Strategi Penanganan Pandemi Covid-19

Ketua DPR Minta Pemerintah Evaluasi Strategi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Usai Selamatkan Pekerja Migran yang Disiksa di Malaysia, Kemlu Pastikan MH Dalam Kondisi Baik

Usai Selamatkan Pekerja Migran yang Disiksa di Malaysia, Kemlu Pastikan MH Dalam Kondisi Baik

Nasional
Survei TII: Praktik Gratifikasi Sudah Dianggap Lumrah

Survei TII: Praktik Gratifikasi Sudah Dianggap Lumrah

Nasional
Jokowi: Kalau Sangat Diperlukan, Saya Siap Terbitkan Aturan Lagi soal Penyandang Disabilitas

Jokowi: Kalau Sangat Diperlukan, Saya Siap Terbitkan Aturan Lagi soal Penyandang Disabilitas

Nasional
Benny Wenda Deklarasikan Pemerintahan Sementara Papua Barat, Mahfud: Makar

Benny Wenda Deklarasikan Pemerintahan Sementara Papua Barat, Mahfud: Makar

Nasional
Survivor Covid-19 Perlu Waspadai Long Covid, Apa Itu?

Survivor Covid-19 Perlu Waspadai Long Covid, Apa Itu?

Nasional
Kemenlu Pulangkan 43 Pekerja Migran Korban Perdagangan Orang di Saudi

Kemenlu Pulangkan 43 Pekerja Migran Korban Perdagangan Orang di Saudi

Nasional
Saat Calon Hakim MA Ditanya soal Perlunya Ada Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi

Saat Calon Hakim MA Ditanya soal Perlunya Ada Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi

Nasional
Survei TII: Hanya 50 Persen Responden Menilai Kinerja KPK Cukup Baik

Survei TII: Hanya 50 Persen Responden Menilai Kinerja KPK Cukup Baik

Nasional
Pimpinan Komisi II: Tak Elok DPRD DKI Usulkan Kenaikan Gaji Saat Krisis Pandemi Covid-19

Pimpinan Komisi II: Tak Elok DPRD DKI Usulkan Kenaikan Gaji Saat Krisis Pandemi Covid-19

Nasional
Jokowi: Perlindungan bagi Penyandang Disabilitas Harus Berdasar HAM

Jokowi: Perlindungan bagi Penyandang Disabilitas Harus Berdasar HAM

Nasional
Duduk Perkara Putri Jusuf Kalla Laporkan Ferdinand Hutahaean

Duduk Perkara Putri Jusuf Kalla Laporkan Ferdinand Hutahaean

Nasional
Gakkumdu: 104 Dugaan Tindak Pidana Pemilu Disidik, Paling Banyak Terkait Netralitas ASN

Gakkumdu: 104 Dugaan Tindak Pidana Pemilu Disidik, Paling Banyak Terkait Netralitas ASN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X