Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Irigasi di Kebumen

Kompas.com - 14/09/2019, 19:51 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KEBUMEN, KOMPAS.com - Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di saluran irigasi masuk Desa/Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, Sabtu (14/9/2019).

Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Cipto Rahayu mengatakan, mayat diperkirakan berusia 65 tahun dengan ciri-ciri tinggi badan 156 sentimeter, rambut kumel dan beruban. Korban diperkirakan meninggal dua hingga tiga hari yang lalu.

Baca juga: Seorang Nelayan Temukan Mayat Tanpa Kepala dan Tangan di Pantai Pasir Gelam

Cipto mengatakan, mayat kali ditemukan Maulud (53), warga sekitar saat melintas sekitar pukul 09.00 WIB. Mayat yang masih berbusana lengkap dengan baju abu-abu motif bunga dan mengenakan kain jarik.


"Saat ini korban telah kami bawa ke RSUD Kebumen. Namun identitas korban belum bisa kami identifikasi," jelas Cipto saat dihubungi Sabtu.

Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis RSUD Kebumen.

Baca juga: Tak Ada Tanda Kekerasan, Mayat yang Ditemukan di Sungai Cisadane Diduga Tenggelam

Polisi juga mengamankan barang milik korban diantaranya uang tunai Rp 123.000 yang disimpan di dalam amplop.

"Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga bisa menghubungi Polres Kebumen dengan ciri-ciri di atas," ujar Cipto.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia di KPK, Nasdem Membela

Jokowi Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia di KPK, Nasdem Membela

Nasional
Hakim Cabut Hak Politik Eks Bupati Talaud untuk Dipilih Selama 5 Tahun

Hakim Cabut Hak Politik Eks Bupati Talaud untuk Dipilih Selama 5 Tahun

Nasional
Pemerintah Masih Bernegosiasi Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Pemerintah Masih Bernegosiasi Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Nasional
Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Nasional
RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

Nasional
ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

Nasional
Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Nasional
Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Nasional
Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Nasional
Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Nasional
Di Depan Hakim MK, Agus Rahardjo dkk Mengaku Tak Dilibatkan dalam Revisi UU KPK

Di Depan Hakim MK, Agus Rahardjo dkk Mengaku Tak Dilibatkan dalam Revisi UU KPK

Nasional
Soal 'Industri Hukum', Mahfud Sebut Perlu Optimalkan Fungsi Pengawasan di Polri dan Kejaksaan

Soal "Industri Hukum", Mahfud Sebut Perlu Optimalkan Fungsi Pengawasan di Polri dan Kejaksaan

Nasional
Anggota Komisi VI DPR: Kasus Garuda seperti Puncak Gunung Es, BUMN Lain Harus Diteliti

Anggota Komisi VI DPR: Kasus Garuda seperti Puncak Gunung Es, BUMN Lain Harus Diteliti

Nasional
Komnas HAM: RUU Masyarakat Adat Dibutuhkan untuk Pemenuhan Hak Azasi

Komnas HAM: RUU Masyarakat Adat Dibutuhkan untuk Pemenuhan Hak Azasi

Nasional
Soal Kasus Novel, Komnas HAM: Polisi Sudah Lumayan, KPK Tak Bergerak

Soal Kasus Novel, Komnas HAM: Polisi Sudah Lumayan, KPK Tak Bergerak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X