Kapolda: Ledakan di Mako Brimob Semarang Berasal dari Gudang Penyimpanan Temuan Masyarakat

Kompas.com - 14/09/2019, 09:03 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel seusai menjadi inspektur upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (6/8/2019). Fadlan Mukhtar ZainKapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel seusai menjadi inspektur upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (6/8/2019).
Penulis Bayu Galih
|
Editor Bayu Galih

SEMARANG, KOMPAS.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel membenarkan bahwa ledakan terjadi di Mako Brimob, Srondol, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (14/9/2019).

Menurut Rycko, ledakan terjadi pada pukul 07.00 WIB.

Sumber ledakan berasal dari gudang penyimpanan barang atau temuan yang diserahkan oleh masyarakat.

Di dalamnya juga terdapat bahan peledak atau bahan bom yang ditemukan warga dan berasal dari masa perang.

"Bahan peledak maupun bom yang ditemukan sebagian besar dari sisa-sisa perang," ucap Rycko, kepada Kompas TV pada Sabtu pagi.

Rycko mengatakan bahwa 1 anggota Brimob terluka akibat terkena serpihan ledakan.

Saat ini, anggota Brimob yang terluka itu sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Tidak ada warga yang terluka," kata Rycko.

Hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab ledakan. Untuk mengantisipasi ledakan semakin besar atau kebakaran meluas, listrik di dalam Kompleks Mako Brimob dimatikan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X