Kompas.com - 13/09/2019, 16:47 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu saat menghadiri Acara Puncak Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tingkat Pusat Tahun 2019 di Denpasar, Bali, Kamis (12/9/2019). Dok. Humas Kementerian PertahananMenteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu saat menghadiri Acara Puncak Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tingkat Pusat Tahun 2019 di Denpasar, Bali, Kamis (12/9/2019).

KOMPAS.com – Untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan persatuan kesatuan generasi muda, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyelenggarakan acara Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tingkat Pusat Tahun 2019.

Acara tersebut merupakan wujud komitmen nyata Kemhan untuk mendukung generasi muda Indonesia sebagai penerus pembangunan serta mempertahankan keutuhan bangsa Indonesia di masa mendatang.

Ajang ini juga menjadi upaya Kemhan dalam menanamkan nilai–nilai kesadaran bela negara kepada generasi muda.

Mengusung tema ‘Mewujudkan Semangat Generasi Muda yang Cinta Tanah Air dan Bela Negara Sebagai Dasar Penggerak Industri Kreatif’, ajang itu diikuti para pelajar tingkat SLTA sederajat dan mahasiswa Perguruan Tinggi dari 34 provinsi, yang diwakili oleh masing–masing tim pemenang lomba PCTA Tingkat Provinsi Tahun 2019.

Baca juga: Kemhan Berkomitmen Lakukan Reformasi Birokrasi

“Kegiatan PCTA telah berlangsung untuk ke-8 kalinya. Disamping sebagai perlombaan bagi siswa SLTA dan mahasiswa, juga merupakan upaya membangun generasi muda dalam kerangka dan wadah pembentukan kesadaran bela negara,” terang Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu.

Menhan menjelaskan, tema PCTA tahun ini sangat relevan dengan situasi saat ini serta sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi generasi muda.

“Selain itu, agar generasi muda mencintai dan mampu menampilkan kesenian daerahnya, hasil inovasi dan karya nyata serta pengetahuannya secara konstruktif dan konprehensif dalam mewujudkan pemuda yang memiliki karakter kebangsaan dan cinta tanah air,” ucap Menhan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (13/9/2019) dijelaskan, sebelumnya para peserta telah mengikuti serangkain kegiatan lomba karya inovasi dan kreatifitas. Mereka menampilkan karya terbaiknya, mulai dari kreasi kuliner, ragam aplikasi, hingga teknologi.

Baca juga: Kemhan dan TNI Raih Predikat Opini WTP dari BPK

Tak hanya itu, dalam ajang tahunan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan motivasi kewirausahaan dari pengusaha toko oleh-oleh Krisna Gusti Ngurah Anom dan pengusaha kerajinan tangan Bara Silver Putu Sudi Adnyani.

Nora Ryamizard Ryacudu saat berfoto bersama peserta acara Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tingkat Pusat Tahun 2019, di Denpasar, Bali, Kamis (12/9/2019).Dok. Humas Kementerian Pertahanan Nora Ryamizard Ryacudu saat berfoto bersama peserta acara Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tingkat Pusat Tahun 2019, di Denpasar, Bali, Kamis (12/9/2019).

Sebagai informasi, acara Puncak PCTA Tingkat Pusat Tahun 2019 diselenggarakan di Denpasar, Bali, Kamis (12/9/2019). Acaranya diisi dengan serangkaian kegiatan, mulai dari pembekalan dari Ibu Nora Ryamizard Ryacudu hingga penyerahan hadiah lomba oleh Menhan dan Nora.

Adapun dalam pembekalan tersebut Nora mengingatkan kepada para peserta PCTA Tingkat Pusat 2019 untuk menghindari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas dan peduli terhadap lingkungan.

Selain Menhan dan Nora, acara tersebut dihadiri Inspektur Jenderal (Irjen) Kemhan Laksdya TNI Didit Herdiawan, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha, dan sejumlah pejabat Kemhan.

Penggunaan pakaian adat Nusantara sebagai busana seluruh peserta dan undangan turut menambah suasana penuh Kebhinekaan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Enam Saksi

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Enam Saksi

Nasional
Tangkap 5 Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam, KKP Bongkar Modus Pencurian Baru

Tangkap 5 Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam, KKP Bongkar Modus Pencurian Baru

Nasional
LIVE STREAMING: Ikuti Penetapan 1 Ramadhan 1442 H Hasil Sidang Isbat

LIVE STREAMING: Ikuti Penetapan 1 Ramadhan 1442 H Hasil Sidang Isbat

Nasional
Gerindra: Kader Ingin Prabowo Kembali Nyapres tapi Beliau Belum Setuju

Gerindra: Kader Ingin Prabowo Kembali Nyapres tapi Beliau Belum Setuju

Nasional
Kemenlu Pastikan Rumah Achmad Soebardjo yang Jadi Kantor Pertama Bukan Miliknya

Kemenlu Pastikan Rumah Achmad Soebardjo yang Jadi Kantor Pertama Bukan Miliknya

Nasional
Kemenkes: Jam Operasional Vaksinasi Covid-19 di RS Diperpendek Selama Ramadhan

Kemenkes: Jam Operasional Vaksinasi Covid-19 di RS Diperpendek Selama Ramadhan

Nasional
Menteri PPN: Swasta Diberi Kesempatan Turut Bangun Ibu Kota Negara

Menteri PPN: Swasta Diberi Kesempatan Turut Bangun Ibu Kota Negara

Nasional
Kemenag: Ada Preferensi Hilal Awal Ramadhan 1442 H Terlihat di Indonesia

Kemenag: Ada Preferensi Hilal Awal Ramadhan 1442 H Terlihat di Indonesia

Nasional
Mahfud: Utang BLBI ke Negara Tembus Rp 109 Triliun Lebih

Mahfud: Utang BLBI ke Negara Tembus Rp 109 Triliun Lebih

Nasional
Survei: Airlangga Tokoh Parpol dengan Elektabilitas Tertinggi Capres 2024, Disusul Prabowo dan Sandiaga

Survei: Airlangga Tokoh Parpol dengan Elektabilitas Tertinggi Capres 2024, Disusul Prabowo dan Sandiaga

Nasional
Persoalan Bangsa Dinilai Tak Bakal Tuntas jika Parpol Pilih Kader Berdasarkan Popularitas

Persoalan Bangsa Dinilai Tak Bakal Tuntas jika Parpol Pilih Kader Berdasarkan Popularitas

Nasional
Ini Vaksin Covid-19 yang Resmi Digunakan di Indonesia dan Status Sertifikasinya di WHO

Ini Vaksin Covid-19 yang Resmi Digunakan di Indonesia dan Status Sertifikasinya di WHO

Nasional
Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo di Cikini, Pernah Jadi Kantor Kemenlu, Kini Dijual

Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo di Cikini, Pernah Jadi Kantor Kemenlu, Kini Dijual

Nasional
Hingga 12 April, Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 15,4 Juta Suntikan, Dosis Dua baru 5 Juta

Hingga 12 April, Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 15,4 Juta Suntikan, Dosis Dua baru 5 Juta

Nasional
UPDATE 12 April: Ada 59.915 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 April: Ada 59.915 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X