Putra Habibie: Mimpi Bapak yang Belum Terwujud, Terbangkan N-250 dan R-80

Kompas.com - 12/09/2019, 21:24 WIB
Presiden RI ke-3 BJ Habibie (kanan) mengambil foto Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat berkunjung ke Rumah Jabatan Gubernur, 1 Maret 2014. Momen ini menjadi kunjungan terakhir BJ Habibie di tanah kelahiran ayahnya almarhum Alwi Abdul Jalil Habibie. DOK HUMAS PEMPROV GORONTALOPresiden RI ke-3 BJ Habibie (kanan) mengambil foto Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat berkunjung ke Rumah Jabatan Gubernur, 1 Maret 2014. Momen ini menjadi kunjungan terakhir BJ Habibie di tanah kelahiran ayahnya almarhum Alwi Abdul Jalil Habibie.

JAKARTA, KOMPAS.com - Putra sulung presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie, Ilham Akbar Habibie, menyatakan, masih ada mimpi ayahnya yang belum terwujud.

Mimpi tersebut yakni menerbangkan dua pesawat buatannya secara komersial, yakni N-250 dan pesawat yang tengah dirancangnya, yakni R-80.

Hal itu disampaikan Ilham selesai mengikuti prosesi pemakaman ayahnya di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

"Mimpi yang belum terealisasikan saya kira jelas, seperti yang sudah disampaikan bapak presiden dalam pidato. Bapak Jokowi menyampaikan hal terkait penerbangan perdana N-250 pada 10 Agustus 1995," ujar Ilham. 

Baca juga: Ilham Habibie: Bapak Pejabat Pemerintah, Bukan Politikus

"Sampai hari ini kita rakyat sebangsa masih merayakannya sebagai Harteknas (Hari Kebangkitan Teknologi Nasional). Tentu kita tidak ingin N-250 sebagai museum, kita hanya lihat, pandang, tetapi tidak ada manfaat buat kita," kata dia lagi. 

Ilham menambahkan, potensi pengembangan industri pesawat terbang dalam negeri sangat potensial. Terlebih, Indonesia merupakan negara kepulauan yang butuh transportasi penghubung.

Ia berharap, pesawat baru yang masih dalam tahap rancangan Habibie, yakni R-80, bisa diterbangkan secara komersial.

"Kita negara sangat besar dan sangat banyak diperlukan pesawat. Saya kira itu jelas bukan karena hobi Bapak. Dalam hal ini Bapak sudah mulai dan menciptakan satu pesawat baru yang belum tuntas namanya R-80," ujar Ilham.

"Nah itu salah satu contoh yang masih perlu dan mesti kita wujudkan bersama karena itu cita-cita Bapak dan juga merupakan cita-cita semua bangsa kita ini," ucap dia lagi. 

Baca juga: Berkat Habibie, Universitas Bung Karno Bisa Berdiri Hingga Sekarang

Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie wafat pukul Rabu (11/9/2019) pukul 18.03 WIB.

Habibie meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi.

Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan, tepatnya di samping makam almarhum istrinya, Hasri Ainun. Prosesi pemakaman berlangsung dengan diiringi upacara militer.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 11 April: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.414.507

UPDATE 11 April: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.414.507

Nasional
UPDATE 11 April 2021: Bertambah 4.127 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.566.995

UPDATE 11 April 2021: Bertambah 4.127 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.566.995

Nasional
Kemensetneg Ajak Publik Sampaikan Aspirasi Soal Pengembangan dan Pengelolaan TMII

Kemensetneg Ajak Publik Sampaikan Aspirasi Soal Pengembangan dan Pengelolaan TMII

Nasional
5 Alasan ICW Desak KPK Pecat Deputi Penindakan Karyoto

5 Alasan ICW Desak KPK Pecat Deputi Penindakan Karyoto

Nasional
Penjelasan Yayasan Harapan Kita soal TMII: Tak Pernah Miliki Niat Swakelola

Penjelasan Yayasan Harapan Kita soal TMII: Tak Pernah Miliki Niat Swakelola

Nasional
KSPI: THR 1.487 Pekerja Belum Dilunasi 13 Perusahaan Sejak 2020

KSPI: THR 1.487 Pekerja Belum Dilunasi 13 Perusahaan Sejak 2020

Nasional
Menteri LHK: Jangan Sampai Terjadi Duet Bencana, Corona dan Karhutla

Menteri LHK: Jangan Sampai Terjadi Duet Bencana, Corona dan Karhutla

Nasional
Anggota DPR Minta Prabowo Jelaskan Rinci soal Denwalsus Kemenhan

Anggota DPR Minta Prabowo Jelaskan Rinci soal Denwalsus Kemenhan

Nasional
Pengamat Nilai Diperlukan Pendekatan Cegah Warga Papua Terpengaruh KKB

Pengamat Nilai Diperlukan Pendekatan Cegah Warga Papua Terpengaruh KKB

Nasional
KSPI: Unjuk Rasa Buruh 12 April Digelar di Gedung MK dan Virtual

KSPI: Unjuk Rasa Buruh 12 April Digelar di Gedung MK dan Virtual

Nasional
Pengamat: Mengacu pada Definisi di UU, KKB Papua Bisa Disebut Teroris

Pengamat: Mengacu pada Definisi di UU, KKB Papua Bisa Disebut Teroris

Nasional
Jika Ibadah Haji 2021 Digelar dengan Kuota Terbatas, Ini Kriteria Jemaah yang Bisa Berangkat

Jika Ibadah Haji 2021 Digelar dengan Kuota Terbatas, Ini Kriteria Jemaah yang Bisa Berangkat

Nasional
UPDATE: 1.189 Rumah dan 150 Fasilitas Umum Rusak akibat Gempa Malang

UPDATE: 1.189 Rumah dan 150 Fasilitas Umum Rusak akibat Gempa Malang

Nasional
Saat KPK Sebut Singapura 'Surganya Para Koruptor', Respons, dan Permintaan Maaf

Saat KPK Sebut Singapura "Surganya Para Koruptor", Respons, dan Permintaan Maaf

Nasional
UPDATE Gempa Malang: 8 Orang Meninggal, 3 Luka Berat

UPDATE Gempa Malang: 8 Orang Meninggal, 3 Luka Berat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X