Kenangan Laode Syarif Ajak BJ Habibie Berkeliling Gedung Baru KPK

Kompas.com - 12/09/2019, 08:19 WIB
FOTO DOKUMENTASI. Presiden ketiga RI BJ Habibie melambaikan tangan saat akan menghadiri Sidang Tahunan MPR Tahun 2015 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). Sidang Tahunan MPR diselenggarakan dengan agenda penyampaian pidato Presiden Joko Widodo mengenai laporan kinerja lembaga-lembaga negara. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/ama. ANTARA FOTO/Sigid KurniawanFOTO DOKUMENTASI. Presiden ketiga RI BJ Habibie melambaikan tangan saat akan menghadiri Sidang Tahunan MPR Tahun 2015 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). Sidang Tahunan MPR diselenggarakan dengan agenda penyampaian pidato Presiden Joko Widodo mengenai laporan kinerja lembaga-lembaga negara. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/ama.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Laode M Syarif memiliki kenangan tersendiri dengan Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie.

Pada saat gedung Merah Putih KPK diresmikan, mantan-mantan Presiden diajak berkunjung menelusuri gedung baru tersebut.

"Kebetulan saya dapat kebagian yang ngantar beliau jalan-jalan, saya kebagian mendampingi Pak Habibie," kata Laode usai melayat ke rumah duka di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No.5, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Laode mengatakan, salah satu tempat yang dikunjungi BJ Habibie adalah ruang pemeriksaan. Di sana Laode memperlihatkan aset komputer yang memiliki fitur voice to text.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengatakan, dirinya bersama KPK berduka cita atas wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie.KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengatakan, dirinya bersama KPK berduka cita atas wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie.
"Langsung dia nyambar gitu, (bilang) 'Memangnya voice to text bahasa Indonesia sudah ada sekarang?' Saya bilang, memang belum akurat, karena dia tahu persis voice to text yang bagus itu dari bahasa Inggris. Saya bilang, software-nya sedang disempurnakan oleh karena itu belum dipakai penuh," kata Laode sambil tersenyum.

Baca juga: Pagi Jelang Pemakaman Habibie, Jalan Raya Kalibata Mulai Padat

Dari momen itu, Laode menegaskan Habibie merupakan sosok yang sangat memahami perkembangan teknologi terkini.

"Jadi betul-betul beliau sangat up to date dengan teknologi informasi," ujar dia.

Seperti diberitakan, BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu, pukul 18.03 WIB.

Menurut putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung.

Baca juga: Kenangan BJ Habibie: Kalau Saya Menutup Mata Saya untuk Selama-lamanya...

Habibie telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.

Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X