Airlangga Hartarto Kantongi Dukungan MKGR untuk Jadi Ketum Golkar Lagi

Kompas.com - 12/09/2019, 07:14 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat berbicara di hadapan pengurus DPD I, II hingga kecamatan se-Jawa Barat di Tajug Gede Cilodong, Purwakarta, Sabtu (31/8/2019). KOMPAS.com/FARID ASSIFAKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat berbicara di hadapan pengurus DPD I, II hingga kecamatan se-Jawa Barat di Tajug Gede Cilodong, Purwakarta, Sabtu (31/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendapat dukungan dari Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) untuk kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum Golkar periode mendatang.

MKGR merupakan organisasi sayap Golkar yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Roem Kono.

"Kami Ormas MKGR kembali mendukung Bapak Airlangga Hartarto untuk kembali menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Keputusan ini adalah kesepakatan dari seluruh DPD (tingkat) I kami," kata Roem di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Jelang Munas, DPD Golkar Sulsel Mantapkan Dukungan ke Airlangga

Roem mengatakan, jajaran MKGR yang mendukung pencalonan Airlangga berasal dari 34 provinsi.

Dukungan diberikan kepada Menteri Perindustrian itu lantaran Airlangga dinilai berhasil memimpin Golkar dalam kurun waktu satu tahun.

Hal ini dibuktikan dengan perolehan kursi Golkar di DPR sebanyak 85 kursi.

"Jadi ini suatu hasil yang baik dan kita memerlukan figur yang bisa kita bermain di dalam percaturan politik ke depan sampai 2024," ujar Roem.

Terkait dinamika yang terjadi di internal Golkar belakangan ini, Roem berpendapat bahwa hal itu bukan merupakan perpecahan, tetapi perbedaan pendapat mengenai waktu penyelenggaraan Munas.

"Ini menjadi suatu perbedaan pendapat, ada yang menginginkan supaya (Munas).itu dipercepat, tapi ada yang menginginkan supaya bulan Desember. Kita dari Partai dari DPP sendiri itu memang (Munas) harus dilakukan pada bulan Desember," katanya.

Diberitakan sebelumnya, setidaknya empat orang telah menyatakan siap maju sebagai caketum periode mendatang. Mereka adalah Bambang Soesatyo, Ali Yahya, Ulla Nuchrawatty, dan Marlinda Irwanti.

Baca juga: Agung Laksono Sebut Airlangga Calon Ketum Golkar yang Layak Dicapreskan

Bambang Soesatyo saat ini menjabat sebagai ketua DPR. Di partai, dia menjabat sebagai wakil koordinator bidang pratama.

Ali Yahya merupakan Ketua Umum Satuan Karya Ulama Partai Golkar. Sementara itu, Ulla Nuchrawatty adalah mantan Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar. 

Sejumlah pihak di internal Partai Golkar ada yang menginginkan supaya Munas digelar lebih cepat sebelum Desember 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PDI-P Minta KPK Diaudit atas Penghentian Penyelidikan 36 Kasus

Politisi PDI-P Minta KPK Diaudit atas Penghentian Penyelidikan 36 Kasus

Nasional
Elektabilitas Anies Rendah, Golkar: kalau Tinggi Bisa 'Digebuk' Ramai-ramai

Elektabilitas Anies Rendah, Golkar: kalau Tinggi Bisa "Digebuk" Ramai-ramai

Nasional
Elektabilitas 10,7 Persen, Golkar: 'Starting Point' yang Luar Biasa

Elektabilitas 10,7 Persen, Golkar: "Starting Point" yang Luar Biasa

Nasional
61,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintah, Golkar: Masih Bisa Naik Turun

61,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintah, Golkar: Masih Bisa Naik Turun

Nasional
Survei: Elektabilitas PDI-P Tertinggi Dibandingkan Golkar dan Gerindra

Survei: Elektabilitas PDI-P Tertinggi Dibandingkan Golkar dan Gerindra

Nasional
Survei: Masalah Banjir DKI jadi Penyebab Elektabilitas Anies Anjlok

Survei: Masalah Banjir DKI jadi Penyebab Elektabilitas Anies Anjlok

Nasional
Capres dari Militer Diprediksi Mendapat Elektabilitas Tinggi pada Pilpres 2024

Capres dari Militer Diprediksi Mendapat Elektabilitas Tinggi pada Pilpres 2024

Nasional
Sempat jadi Buron, Tersangka Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap di Palembang

Sempat jadi Buron, Tersangka Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap di Palembang

Nasional
Menurut Survei, Ini Kriteria Capres-Cawapres yang Akan Dipilih pada Pemilu 2024

Menurut Survei, Ini Kriteria Capres-Cawapres yang Akan Dipilih pada Pemilu 2024

Nasional
Mahfudz Siddiq: Partai Gelora Ini PKS yang Lebih Mengindonesia

Mahfudz Siddiq: Partai Gelora Ini PKS yang Lebih Mengindonesia

Nasional
Survei: Mayoritas Responden Ingin Pileg dan Pilpres 2024 Dipisah

Survei: Mayoritas Responden Ingin Pileg dan Pilpres 2024 Dipisah

Nasional
Survei Indo Barometer: Tiga Menteri Jokowi dengan Elektabilitas Tertinggi pada Pilpres 2024

Survei Indo Barometer: Tiga Menteri Jokowi dengan Elektabilitas Tertinggi pada Pilpres 2024

Nasional
Tingkat Kepuasan Publik Terhadap DPR di Atas 50 Persen, Apa Sebabnya?

Tingkat Kepuasan Publik Terhadap DPR di Atas 50 Persen, Apa Sebabnya?

Nasional
Survei PRC dan PPI: 50,5 Persen Responden Anggap Kinerja DPR Baik

Survei PRC dan PPI: 50,5 Persen Responden Anggap Kinerja DPR Baik

Nasional
Survei: Anies jadi Lawan Terberat Prabowo jika Maju pada Pilpres 2024

Survei: Anies jadi Lawan Terberat Prabowo jika Maju pada Pilpres 2024

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X