Bagi PGI, Habibie Sosok yang Menenteramkan

Kompas.com - 11/09/2019, 22:27 WIB
Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Gomar Gultom dalam sebuah diskusi bertajuk Hak Hidup dan Hukuman Mati dalam Teologi Agama-Agama di Jakarta, Selasa (6/12/2016). Kristian ErdiantoSekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Gomar Gultom dalam sebuah diskusi bertajuk Hak Hidup dan Hukuman Mati dalam Teologi Agama-Agama di Jakarta, Selasa (6/12/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia ( PGI) Gomar Gultom menyampaikan rasa duka atas wafatnya Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie.

"Gereja-gereja di Indonesia mengungkapkan duka cita mendalam atas berpulangnya Bapak BJ Habibie," ujar Gomar kepada Kompas.com, Rabu (11/9/2019).

Menurut Gomar, Habibie merupakan seorang negarawan sejati yang telah meletakkan nilai dasar demokrasi di Indonesia.

Ia mengatakan, saat menjadi kepala negara, Habibie banyak mencabut regulasi yang menghambat proses demokrasi.

Baca juga: Ketum Golkar: BJ Habibie Teknokrat Paham Politik, Pelopor Teknopol

Habibie juga dianggap sebagai tokoh yang mendorong berbagai cara untuk menuju kebebasan pers, pembebasan tahanan politik semasa Orde Baru dan menjembatani dialog awal masalah di Papua.

Selain itu, lanjut Gultom, Habibie menjadi satu-satunya pemimpin negara yang memercayai laporan masyarakat terkait kasus-kasus kekerasan seksual terhadap perempuan etnis Tionghoa selama kerusuhan Mei 1998.

DOk. KEMENRISTEKDIKTI/BONI AGUSTADOK. KEMENRISTEKDIKTI/BONI AGUSTA DOk. KEMENRISTEKDIKTI/BONI AGUSTA
"Atas nama pemerintah, sebagai Presiden RI, beliau kemudian minta maaf dan meneken Keppres pendirian Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan," ujar Gomar.

"Ini sebagai salah satu bentuk pengakuan negara terhadap peristiwa kekerasan seksual, Mei 1998, sekaligus sebagai wujud tanggung jawab negara mencegah segala bentuk diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan," lanjut dia.

Baca juga: Khofifah: BJ Habibie Sosok Romantis Penuh Cinta

Gomar juga menilai Habibie sebagai negarawan yang mampu menenteramkan semua pihak dalam kontestasi Pilkada maupun Pilpers.

Meskipun sudah tidak menjabat sebagai kepala negara, lanjut Gomar, Habibie tetap menunjukkan pengabdiannya yang tulus bagi bangsa.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Nurdin Basirun, KPK Sita Dokumen Anggaran dari 2 Lokasi di Tanjung Pinang

Kasus Nurdin Basirun, KPK Sita Dokumen Anggaran dari 2 Lokasi di Tanjung Pinang

Nasional
Hingga Rabu Ini, Total Tersangka Karhutla 230 Individu dan 5 Korporasi

Hingga Rabu Ini, Total Tersangka Karhutla 230 Individu dan 5 Korporasi

Nasional
Zainudin Amali: Ada 3 Poin Pembahasan Pansus Pemindahan Ibu Kota

Zainudin Amali: Ada 3 Poin Pembahasan Pansus Pemindahan Ibu Kota

Nasional
Yasonna: Pembatasan Hak Napi Kasus Korupsi itu Melanggar HAM

Yasonna: Pembatasan Hak Napi Kasus Korupsi itu Melanggar HAM

Nasional
Romahurmuziy Sakit, Hakim Tunda Agenda Sidang Pembacaan Eksepsi

Romahurmuziy Sakit, Hakim Tunda Agenda Sidang Pembacaan Eksepsi

Nasional
Bantah Fahri Hamzah, Istana Tegaskan Jokowi Tak Terganggu oleh KPK

Bantah Fahri Hamzah, Istana Tegaskan Jokowi Tak Terganggu oleh KPK

Nasional
Pemerintah Fokus Tangani Tiga Isu Dalam Negeri Ini

Pemerintah Fokus Tangani Tiga Isu Dalam Negeri Ini

Nasional
Pembebasan Bersyarat Dipermudah, TII: Ada Skenario Besar Pelemahan Antikorupsi

Pembebasan Bersyarat Dipermudah, TII: Ada Skenario Besar Pelemahan Antikorupsi

Nasional
Beda Yasonna-Presiden soal Siapa yang Bisa Jabat Dewan Pengawas KPK...

Beda Yasonna-Presiden soal Siapa yang Bisa Jabat Dewan Pengawas KPK...

Nasional
Pakar Medsos: Ada 'Buzzer' Pro-revisi UU KPK Gunakan Modus 'Giveaway'

Pakar Medsos: Ada "Buzzer" Pro-revisi UU KPK Gunakan Modus "Giveaway"

Nasional
Revisi UU KPK Berjalan Mulus, Barter dengan Pemindahan Ibu Kota?

Revisi UU KPK Berjalan Mulus, Barter dengan Pemindahan Ibu Kota?

Nasional
Pengurus DPD Golkar NTB Solid Dukung Airlangga Hartarto

Pengurus DPD Golkar NTB Solid Dukung Airlangga Hartarto

Nasional
Kirim Surel, Agus Rahardjo Minta Pegawai KPK Tetap Ikhtiar Lawan Korupsi

Kirim Surel, Agus Rahardjo Minta Pegawai KPK Tetap Ikhtiar Lawan Korupsi

Nasional
Lewat Sekretaris Bowo Sidik, Jaksa Tanya Pengurusan Proposal Pembangunan Pasar di Minahasa Selatan

Lewat Sekretaris Bowo Sidik, Jaksa Tanya Pengurusan Proposal Pembangunan Pasar di Minahasa Selatan

Nasional
Peneliti: Ada Satu Juta Percakapan Tentang KPK di Medsos dalam Sepekan

Peneliti: Ada Satu Juta Percakapan Tentang KPK di Medsos dalam Sepekan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X