Wiranto: Tidak Perlu Ditanggapi

Kompas.com - 11/09/2019, 17:34 WIB
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (11/9/2019). KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTOKementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto tidak mau menanggapi fakta persidangan atas terdakwa Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen, Selasa (10/9/2019).

Dalam sidang itu, jaksa mengatakan, Kivlan menyerahkan uang Rp 25 juta kepada Tajudin melalui Helmi Kurniawan.

Uang itu diduga sebagai imbalan bagi Tajudin untuk memata-matai Wiranto dan Luhut Binsar Pandjaitan.

"Tidak perlu ditanggapi," kata Wiranto saat dijumpai di Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Kondisi Terkini Kesehatan Kivlan Zen Saat Jalani Sidang

Setelah itu, Wiranto pun berlalu meninggalkan wartawan.

Dalam perkara Kivlan, ia dituduh menguasai senjata api ilegal dan merencanakan pembunuhan sejumlah pejabat negara. Wiranto dan Luhut adalah salah satunya.

Jaksa penuntut umum Fahtoni, dalam sidang tersebut menuturkan, Kivlan menerima uang itu dari Habil Marati. Politikus PPP itu disebut memberikan uang total 15.000 dollar Singapura kepada Kivlan.

Namun, uang itu tidak dikelola sendiri oleh Kivlan, tetapi oleh Helmi Kurniawan. Ia diberi tugas mengelola uang itu, dari membayar senjata api hingga menyerahkan uang itu kepada saksi lain.

Baca juga: 10 Fakta Sidang Kivlan Zen yang Didakwa Kuasai Senpi Ilegal

Kivlan didakwa dengan dua dakwaan. Dakwaan pertama, melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara dakwaan kedua, melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 56 Ayat 1 KUHP. 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sanksi Bagi Prajurit TNI yang Tak Bisa Jaga Jempol Istri Dinilai Beri Efek Jera

Sanksi Bagi Prajurit TNI yang Tak Bisa Jaga Jempol Istri Dinilai Beri Efek Jera

Nasional
Kenangan Wapres Kalla, dari Pidato Tanpa Teks Hingga Ogah Diatur Istri

Kenangan Wapres Kalla, dari Pidato Tanpa Teks Hingga Ogah Diatur Istri

Nasional
Kekecewaan dan Harapan Menteri Yohana atas RUU PKS...

Kekecewaan dan Harapan Menteri Yohana atas RUU PKS...

Nasional
Dosen UGM: Jujur, Saya Malu Punya Anggota Dewan Seperti Hanum Rais

Dosen UGM: Jujur, Saya Malu Punya Anggota Dewan Seperti Hanum Rais

Nasional
Dihukum Gara-gara 'Kicauan' Istri, Peltu YNS Tidak Dipecat dari TNI AU

Dihukum Gara-gara 'Kicauan' Istri, Peltu YNS Tidak Dipecat dari TNI AU

Nasional
Kehangatan Surya Paloh-Prabowo, Jawaban Penolakan Nasdem atas Gerindra

Kehangatan Surya Paloh-Prabowo, Jawaban Penolakan Nasdem atas Gerindra

Nasional
Istri Hujat Wiranto di Medsos, Serda J Dikurung 14 Hari

Istri Hujat Wiranto di Medsos, Serda J Dikurung 14 Hari

Nasional
BEM SI: Senin Ini, Kebetulan Tidak Ada Demonstrasi

BEM SI: Senin Ini, Kebetulan Tidak Ada Demonstrasi

Nasional
Kemensos Gandeng Kemenlu untuk Edukasi Tantangan dan Peluang Masyarakat ASEAN

Kemensos Gandeng Kemenlu untuk Edukasi Tantangan dan Peluang Masyarakat ASEAN

Nasional
KPK Sita Rupiah dan Dollar AS Saat Geledah Rumdin Bupati Lampung Utara

KPK Sita Rupiah dan Dollar AS Saat Geledah Rumdin Bupati Lampung Utara

Nasional
[POPULER NASIONAL] Cerita Kalla Pidato Tanpa Teks | Temuan Potensi Penipuan BPJS Kesehatan

[POPULER NASIONAL] Cerita Kalla Pidato Tanpa Teks | Temuan Potensi Penipuan BPJS Kesehatan

Nasional
Setelah Penusukan Wiranto, Luhut Panjaitan Tak Takut Temui Masyarakat

Setelah Penusukan Wiranto, Luhut Panjaitan Tak Takut Temui Masyarakat

Nasional
[POPULER SEPEKAN] Wiranto Ditusuk di Banten | Sikap Arteria Dahlan ke Emil Salim

[POPULER SEPEKAN] Wiranto Ditusuk di Banten | Sikap Arteria Dahlan ke Emil Salim

Nasional
Organisasi Mahasiswa Sarankan Jokowi Istirahatkan Wiranto

Organisasi Mahasiswa Sarankan Jokowi Istirahatkan Wiranto

Nasional
Nasdem dan Gerindra Sepakat Amandemen UUD 1945 Secara Menyeluruh

Nasdem dan Gerindra Sepakat Amandemen UUD 1945 Secara Menyeluruh

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X