KILAS

Pemerintah Perlu Tumbuhkan Rasa Kepercayaan Terhadap Papua

Kompas.com - 11/09/2019, 16:39 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha Dok. Humas DPR RIWakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha

KOMPAS.com – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha menilai perlunya menumbuhkan rasa kepercayaan dari Pemerintah Pusat kepada Papua dan Papua siap menerima kepercayaan yang diberikan.

Pasalnya, menurut Satya Indonesia memiliki kewajiban untuk menyejahterakan Papua. Ia mengatakan rasa persaudaraan dan kenyataan bahwa Papua tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) perlu ditumbuhkan kembali.

Satya juga mengajak masyarakat Papua untuk bersama-sama mengelola Papua agar lebih sejahtera. Jika implementasi Otonomi Khusus (Otsus) Papua kurang sempurna, ia menyarankan untuk disempurnakan bersama-sama.


Baca juga: Butuh Kritik Membangun, DPR RI Selenggarakan Lomba Stand Up Comedy

“Saya sangat sependapat karena uang tidak sedikit yang dikeluarkan. Namun, sebaliknya teman-teman di Papua juga menunjukkan keseriusannya untuk mengelola bersama-sama supaya menjadi provinsi yang lebih sejahtera dengan keberadaan dalam NKRI,” kata Satya melalui rilis tertulis, Rabu (11/9/2019).

Pemerintah Pusat, lanjutnya, belum sepenuhnya menyerahkan kewenangan penuh kepada daerah. Bagi Satya alasan Pemerintah Pusat belum sepenuhnya memberikan kewenangan karena khawatir dengan persaudaraan Malenesia yang gencar di Papua.

“Jadi dengan adanya Undang-Undang (UU) Otsus, Peraturan Pemerintahnya juga harusnya menyertai sebagai cara melakukan manajemen keuangan yang baik terhadap anggaran Otsus,” jelas legislator Fraksi Partai Golkar ini.

Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X