BJ Habibie Sakit, 44 Dokter Kepresidenan Disiapkan hingga Tak Akan Dibawa ke Jerman

Kompas.com - 11/09/2019, 06:51 WIB
Thareq Kemal Habibie (tengah) , putera Presiden ketiga RI BJ Habibie,  didampingi Kepala RSPAD Gatot Subroto Mayjen TNI dr. Terawan Agus Putranto (kedua kiri) dan Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Brigjen TNI dr. Albertus Budi Sulistya (kedua kanan) serta Tim Dokter Kepresidenan memberikan keterangan pers terkait kondisi kesehatan ayahnya, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, Selasa (10/9/2019). Thareq Kemal Habibie mengatakan kondisi kesehatan ayahnya  mulai stabil dan membaik setelah menjalani perawatan di ruang ICU. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAThareq Kemal Habibie (tengah) , putera Presiden ketiga RI BJ Habibie, didampingi Kepala RSPAD Gatot Subroto Mayjen TNI dr. Terawan Agus Putranto (kedua kiri) dan Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Brigjen TNI dr. Albertus Budi Sulistya (kedua kanan) serta Tim Dokter Kepresidenan memberikan keterangan pers terkait kondisi kesehatan ayahnya, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, Selasa (10/9/2019). Thareq Kemal Habibie mengatakan kondisi kesehatan ayahnya mulai stabil dan membaik setelah menjalani perawatan di ruang ICU. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.

Isu meninggal dunia

Di tengah kondisi BJ Habibie yang sakit, di media sosial juga beredar kabar bahwa ia meninggal dunia pada Selasa (10/9/2019) pagi.

Pada awalnya, Sekretaris Pribadi Habibie, Rubijanto, memastikan kabar tersebut tidak benar alias hoaks.

Rubijanto mengatakan, sampai saat ini Habibie masih dirawat intensif di RSPAD Gatot Soebroto. Kondisi kesehatannya masih tertangani oleh para dokter kepresidenan.

"Aman terkendali," kata Rubijanto kepada Kompas.com, Selasa pagi.

Hal senada kembali ditegaskan oleh putra BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie, dalam konferensi pers, Selasa malam. Thareq meminta semua pihak untuk tak termakan dengan hoaks terkait kondisi ayahnya.

Baca juga: Kabar Habibie Meninggal Dipastikan Hoaks

"Tadi pagi saya ditanya, banyak, ada berita palsu, bapak meninggal. Jadi jangan percaya berita hoaks, percayalah kepada kalian-kalian (jurnalis) ini yang asli memberi berita asli. Yang hoaks itu jangan dipercayalah," kata Thareq.

Ia menyesalkan isu semacam itu beredar. Sebab, kondisi ayahnya terkini justru semakin stabil.

"Ada orang bilang bapak meninggal saya belum apa-apa dapat (ucapan) 'Innalilahi', loh bagaimana, sih? Saya tanya yang meninggal siapa, (dijawab) 'loh, bapakmu'. Loh, kata siapa?" ujar Thareq.

Sakit karena faktor usia dan aktivitas tinggi

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X