Rugikan Bank BUMN Rp 1,3 Miliar, 2 Pembobol Bank Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 10/09/2019, 20:15 WIB
Kanit 1 Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskirim Polri Kompol Ronald Sipayung (paling kiri) saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019). KOMPAS.com/Devina HalimKanit 1 Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskirim Polri Kompol Ronald Sipayung (paling kiri) saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap dua tersangka pembobol bank BUMN dengan kerugian hingga Rp 1,3 miliar.

"Kedua tersangka ini merupakan salah satu jaringan yang berhasil kita tangkap, di mana dari kedua tersangka ini keuntungan yang sudah mereka dapat adalah sekitar Rp 1,3 miliar," ujar Kanit 1 Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskirim Polri Kompol Ronald Sipayung saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2019).

Tersangka pertama berinisial YA dan RF. Keduanya ditangkap di daerah Palembang, Sumatera Selatan, sekitar bulan Juli 2019.

Ronald mengatakan, kedua tersangka melakukan transaksi melalui aplikasi e-commerce KUDO. Kebanyakan transaksi tersebut adalah pembelian pulsa.


Baca juga: Soal Reklamasi Benoa, Menteri BUMN Sebut Sudah Dibicarakan dengan Gubernur Bali

Kedua tersangka melakukan pembayaran menggunakan bank BUMN tersebut. Menurut Ronald, transaksi selalu berhasil. Namun, saldo di akun kedua tersangka tidak berkurang.

Kedua tersangka, kata Ronald, memanfaatkan celah yang ada sehingga pihak bank merugi.

"Transaksi tersebut berhasil tetapi tidak mengurangi saldo dari pelaku, tetapi di sisi lain bank pemerintah sebagai bank yang bekerja sama dengan aplikasi tersebut mencatat transaksi tersebut berhasil," kata dia. 

Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku mempelajari aksinya tersebut secara otodidak.

Saat ini, polisi masih memburu dua orang lainnya yang telah berstatus buronan dalam sindikat tersebut.

Namun, polisi juga masih mendalami sindikat lain yang melakukan tindak pidana serupa. Total kerugian yang dialami bank BUMN tersebut dari seluruh sindikat sebesar Rp 16 miliar.

Dari kedua tersangka, polisi menyita sejumlah barang yang dibeli dari hasil tindak pidana tersebut, yaitu satu mobil, dua laptop, dua jam tangan mewah, sejumlah perhiasan emas, serta empat telepon genggam.

Baca juga: Penipuan Bermodus CPNS, Pelaku Dapat Untung Rp 120 Juta

Para tersangka disangkakan Pasal 28 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 362 KUHP.

Ancaman maksimal bagi kedua tersangka adalah pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Bamsoet Candai Ma'ruf Amin yang Tak Pakai Sarung saat Pelantikan...

Saat Bamsoet Candai Ma'ruf Amin yang Tak Pakai Sarung saat Pelantikan...

Nasional
Hari Pertama Menjabat Wapres, Ma'ruf Terima Kunjungan 3 Tamu Negara

Hari Pertama Menjabat Wapres, Ma'ruf Terima Kunjungan 3 Tamu Negara

Nasional
Airlangga Instruksikan Kader Golkar Kawal 5 Program Utama Jokowi

Airlangga Instruksikan Kader Golkar Kawal 5 Program Utama Jokowi

Nasional
DPC PDI-P Solo Calonkan Orang Lain, Gibran Maju Lewat DPD atau DPP

DPC PDI-P Solo Calonkan Orang Lain, Gibran Maju Lewat DPD atau DPP

Nasional
Soal Kemungkinan Gerindra Gabung Koalisi, Airlangga: Semakin Banyak Makin Baik

Soal Kemungkinan Gerindra Gabung Koalisi, Airlangga: Semakin Banyak Makin Baik

Nasional
Airlangga Hartarto Bersyukur untuk Pertama Kalinya Golkar Pimpin MPR

Airlangga Hartarto Bersyukur untuk Pertama Kalinya Golkar Pimpin MPR

Nasional
Bamsoet Siapkan Pantun untuk Prabowo-Sandiaga Sejak 3 Hari yang Lalu

Bamsoet Siapkan Pantun untuk Prabowo-Sandiaga Sejak 3 Hari yang Lalu

Nasional
Surya Paloh: Konsekuensi Dukungan Tanpa Syarat, Enggak Usah Banyak Tanya soal Menteri

Surya Paloh: Konsekuensi Dukungan Tanpa Syarat, Enggak Usah Banyak Tanya soal Menteri

Nasional
Edhy Prabowo Mengaku Siap Jika Ditunjuk Presiden Jokowi Jadi Menteri

Edhy Prabowo Mengaku Siap Jika Ditunjuk Presiden Jokowi Jadi Menteri

Nasional
Anggap Cita-cita Jokowi Sangat Tinggi, Sandiaga Dukung Omnibus Law

Anggap Cita-cita Jokowi Sangat Tinggi, Sandiaga Dukung Omnibus Law

Nasional
Jabatan Berakhir, Retno Masih Tetap Dampingi Jokowi Terima Tamu Negara

Jabatan Berakhir, Retno Masih Tetap Dampingi Jokowi Terima Tamu Negara

Nasional
Agenda Padat Usai Pelantikan, Jokowi Akan Sempatkan Bertemu Relawan

Agenda Padat Usai Pelantikan, Jokowi Akan Sempatkan Bertemu Relawan

Nasional
Usai Pelantikan, Jokowi Bertemu Wapres China dan Sejumlah Tamu Negara Lain

Usai Pelantikan, Jokowi Bertemu Wapres China dan Sejumlah Tamu Negara Lain

Nasional
Saat Prabowo Berlari Kecil Hindari Wartawan di DPR...

Saat Prabowo Berlari Kecil Hindari Wartawan di DPR...

Nasional
Pelantikan Lancar, Jokowi Ucapkan Terimakasih ke TNI-Polri dan BIN

Pelantikan Lancar, Jokowi Ucapkan Terimakasih ke TNI-Polri dan BIN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X