Tim SAR Resmi Hentikan Pencarian Korban KM Santika Nusantara

Kompas.com - 07/09/2019, 13:14 WIB
Bangkai KM Santika Nusantara terpantau dari pesawat CN 235, Senin (26/8/2019) Dokumentasi BasarnasBangkai KM Santika Nusantara terpantau dari pesawat CN 235, Senin (26/8/2019)

GRESIK, KOMPAS.com – Tim SAR gabungan resmi menutup operasi yang mereka lakukan terhadap KM Santika Nusantara, Sabtu (7/9/2019).

Kapal penumpang ini, sebelumnya diketahui terbakar di Perairan Maselembu, Jawa Timur, pada 22 Agustus 2019 lalu.

Sebelum operasi resmi ditutup, tim SAR gabungan menemukan satu jenazah penumpang di bagian dek mobil kapal, pada saat observasi bangkai KM Santika Nusantara yang dilakukan di Dermaga PT Indonesia Marina Shipyard, Gresik, Kamis (5/9/2019).

Baca juga: Bangkai KM Santika Nusantara Ditarik ke Perairan Gresik

"Kamar-kamar sudah kami periksa, kamar mandi, semua sudah kami periksa, tidak ditemukan (korban). Satu jasad kemarin itu ditemukan di car dek bagian depan, di samping mobil. Tidak terjepit,” ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Prasetya Budiarto, dalam peninjauan KM Santika Nusantara bersama awak media di Dermaga PT Indonesia Marina Shipyard, Gresik, Sabtu (7/9/2019).

Ia menjelaskan, tim SAR gabungan sudah melakukan serangkaian observasi di beberapa bagian kapal. Prasetya mengakui ada beberapa bagian yang memang belum sempat disusuri lantaran kondisi yang tak memungkinkan.

"Kalau kondisi kapal, terbakar ya semuanya. Kita sudah menyisir dari atas, dek ruang kemudi, ruang ABK untuk melakukan aktivitas sampai ke lower dek. Jadi di atas itu ada anjungan untuk mengemudikan, controling semua di situ, kemudian di bawahnya itu ada kamar ABK dan penumpang,” kata dia.

"Kemudian di bawah ini ada car dek yang pertama, di bawahnya lagi ada car dek yang kedua dan kondisinya masih panas sekali. Dari atas ada sekitar tiga dek yang sudah kita periksa semua, sesuai dengan keterangan dari pihak agen tidak menutup kemungkinan di bawah itu masih ada penumpang, tapi belum jelas juga,” sambungnya.

Prasetya menerangkan, setelah operasi tim SAR ini resmi ditutup, maka selanjutnya proses adalah kewenangan Polri bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) .

Baca juga: Observasi KM Santika Nusantara, Tim SAR Temukan Jasad Penumpang di Dek Mobil

"Hari ini dari kita tutup, karena ini kan sudah perpanjangan, selanjutnya akan dilimpahkan (diteruskan) oleh pihak berwajib. Karena kita tidak punya kewenangan untuk penyelidikan dan penyidikan, sebab itu ranahnya kepolisian dan KNKT,” ucap dia.

KM Santika Nusantara sebelum terbakar bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Balikpapan, namun terbakar di Perairan Maselembu pada 22 Agustus 2019 lalu.

Sejak dilaporkan terbakar, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 311 orang penumpang. Sebanyak 308 penumpang di antaranya selamat, 4 penumpang meninggal dunia, dan 2 penumpang masih dalam pencarian atau belum ditemukan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ronny Sompie: Imigrasi Tak Pernah Terbitkan Pencekalan Rizieq Shihab

Ronny Sompie: Imigrasi Tak Pernah Terbitkan Pencekalan Rizieq Shihab

Nasional
Sandiaga Klaim PKS Akan Putuskan Cawagub DKI dari 4 Nama yang Diajukan Gerindra

Sandiaga Klaim PKS Akan Putuskan Cawagub DKI dari 4 Nama yang Diajukan Gerindra

Nasional
Bambang Soesatyo Akan Temui Surya Paloh Bahas Amendemen Terbatas UUD 1945

Bambang Soesatyo Akan Temui Surya Paloh Bahas Amendemen Terbatas UUD 1945

Nasional
KPK Panggil Kembali Anak Yasonna Laoly Senin Depan

KPK Panggil Kembali Anak Yasonna Laoly Senin Depan

Nasional
Komisi I DPR: Menlu Tak Pernah Kirim Surat Pencekalan Rizieq Shihab ke Saudi

Komisi I DPR: Menlu Tak Pernah Kirim Surat Pencekalan Rizieq Shihab ke Saudi

Nasional
Bertemu Dubes Arab Saudi, Prabowo Tak Bahas Rizieq Shihab

Bertemu Dubes Arab Saudi, Prabowo Tak Bahas Rizieq Shihab

Nasional
Perludem Usulkan Pembiayaan Partai Politik oleh Negara

Perludem Usulkan Pembiayaan Partai Politik oleh Negara

Nasional
Soal Rizieq, Sandiaga Yakin Ada Solusi Setelah Prabowo-Jokowi Bersatu

Soal Rizieq, Sandiaga Yakin Ada Solusi Setelah Prabowo-Jokowi Bersatu

Nasional
Ketua MPR: PAN Dukung Amendemen Terbatas UUD 1945 untuk Hidupkan GBHN

Ketua MPR: PAN Dukung Amendemen Terbatas UUD 1945 untuk Hidupkan GBHN

Nasional
Ketua MPR: Tiga Parpol Belum Sepakat Amendemen Terbatas UUD 1945

Ketua MPR: Tiga Parpol Belum Sepakat Amendemen Terbatas UUD 1945

Nasional
Pilkada Tak Langsung Dinilai Tak Selesaikan Masalah jika Parpol Tak Berbenah

Pilkada Tak Langsung Dinilai Tak Selesaikan Masalah jika Parpol Tak Berbenah

Nasional
Saat Jokowi Terkesan dengan Foto Dirinya Gendong Anak Papua 

Saat Jokowi Terkesan dengan Foto Dirinya Gendong Anak Papua 

Nasional
Gugat UU Pilkada, Perludem Minta MK Hilangkan Status Kawin sebagai Syarat Pemilih

Gugat UU Pilkada, Perludem Minta MK Hilangkan Status Kawin sebagai Syarat Pemilih

Nasional
Situs CPNS Sempat Sulit Diakses, Ini Penjelasan Menpan RB...

Situs CPNS Sempat Sulit Diakses, Ini Penjelasan Menpan RB...

Nasional
Dirjen Imigrasi Sebut 'Surat Pencekalan' Rizieq Shihab Samar-samar dan Tak Jelas

Dirjen Imigrasi Sebut 'Surat Pencekalan' Rizieq Shihab Samar-samar dan Tak Jelas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X