Fadli Zon Minta Jokowi Berkantor di Papua untuk Redakan Kerusuhan

Kompas.com - 03/09/2019, 20:54 WIB
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon Dok. Humas DPR RIWakil Ketua DPR RI Fadli Zon

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta Presiden Joko Widodo segera mengunjungi Papua.

Fadli bahkan menyarankan Jokowi untuk berkantor sementara di Papua. Langkah itu dipercaya bisa meredakan situasi di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat yang belakangan memanas.

"Saya minta Pak Jokowi segeralah datang ke sana, berkantor juga di sana," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Baca juga: Polisi Tetapkan 10 Tersangka terkait Kerusuhan di Deiyai, Papua

Fadli mendengar kabar bahwa Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bakal berkantor selama sepekan di Papua.

Menurut dia, gestur semacam itu sangat baik untuk menyikapi kondisi Papua saat ini.

"Kalau bisa Presiden," katanya.

Menurut Fadli, Jokowi tidak cukup hanya membangun infrastruktur di Papua. Buktinya, masifnya pembangunan tak membuat masyarakat Papua menjadi puas.

Ia meminta Jokowi untuk menggunakan strategi yang tepat untuk mendekati masyarakat Papua.

"Kita harus berjuang mempertahankan NKRI. Saya kira Papua bagian dari kita. Kita juga memperjuangkan itu dengan penuh perjuangan di masa lalu," kata Fadli.

Baca juga: Sambil Makan Siang, Jokowi Tampung Aspirasi Warga Papua

Diberitakan sebelumnya, pemerintah terus berupaya menstabilkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua dan Papua Barat.

Upaya itu dilakukan setelah tensi di Bumi Cenderawasih sempat memanas setelah insiden rasisme serta diskriminasi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Kerusuhan terjadi di sejumlah kota. Antara lain Manokwari, Fakfak, Sorong, Timika dan Jayapura. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X