3 "PR" Besar yang Dititipkan Wakil Ketua KPK ke Capim Mendatang

Kompas.com - 03/09/2019, 08:21 WIB
20 Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 menjalani tes kesehatan pada hari ini, Senin (26/8/2019). KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO20 Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 menjalani tes kesehatan pada hari ini, Senin (26/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepuluh nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) periode 2019-2023 telah diserahkan Panitia Seleksi (Pansel) ke Presiden Joko Widodo.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, ada sejumlah pekerjaan rumah "PR" besar di KPK yang menanti pimpinan terpilih ke depan.

Pertama, tugas untuk menyempurnakan sembilan koordinator wilayah (korwil) yang tersebar di beberapa daerah. Sembilan korwil itu sudah terbentuk, tetapi, stafnya belum lengkap.

"Oleh karena itu kita berharap pimpinan yang akan datang itu melanjutkan koordinator wilayah menjadi ujung tombak untuk pencegahan korupsi di daerah," kata Laode saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Baca juga: Johanis Tanak, Capim KPK yang Dipanggil Jaksa Agung karena Tersangkakan Kader Nasdem dan Sebut OTT Keliru

PR kedua, terkait penindakan. Laode berharap, pimpinan ke depan dapat mengutamakan penindakan tindak pidana korporasi untuk meningkatkan pengembalian aset negara.

Terakhir, Laode berharap pimpinan KPK ke depan tidak melupakan upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Hal ini demi mendorong pemulihan aset.

"Seperti yang saya laporkan tadi itu kita berhasil menyelamatkan triliunan rupiah untuk mendata aset-aset yang dimiliki pemda, kementerian dan lembaga, itu juga bisa ditingkatkan," kata Laode.

Tugas-tugas besar itu, kata Laode, tidak bisa diselesaikan jika pimpinan KPK yang periode mendatang bukan orang-orang terbaik.

Oleh karenanya, besar harapan Laode bahwa sepuluh nama yang diserahkan pansel ke presiden itu merupakan yang terbauk.

"Jadi kan kita berharap bahwa sepuluh orang yang diberikan oleh pansel kepada presiden itu adalah yang terbaik. Kasihan presiden nanti," kata Laode.

Baca juga: Sigit Danang Joyo, Capim KPK yang Soroti Persepsi soal Advokat hingga SDM

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X