Panitera Perkara Saipul Jamil Minta KPK Buka Ponsel Miliknya

Kompas.com - 02/09/2019, 21:36 WIB
Mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi memberi keterangan kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Senin (2/9/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi memberi keterangan kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Senin (2/9/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang menangani kasus pencabulan oleh penyanyi dangdut Saipul Jamil, Rohadi, meminta penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) membuka data yang terdapat di telepon genggamnya.

Rohadi mengatakan, data di ponselnya tersebut perlu dibuka supaya kasus penyuapan yang melibatkan dirinya terkait kasus Saipul Jamil itu terungkap seterang-terangnya.

"Di dalam HP itu ada (pernyataan) hakim yang minta uang dan memberi tahu putusan Saipul Jamil. Biar dengan dibukanya ponsel yang disita KPK ini merek Nokia warna hitam dan provider Simpati itu untuk membuka tabir pelaku hakim yang sesungguhnya," kata Rohadi selepas diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Senin (2/9/2019).

Baca juga: Kasus Saipul Jamil, Jaksa KPK Sulit Buktikan Suap untuk Hakim

Rohadi menuturkan, telepon genggan tersebut mencatat percakapan antara dirinya dan hakim Ifa Sudewi yang memutus kasus pelecehan seksual Saipul Jamil. Termasuk mengenai nominal uang suap yang mereka sepakati.

"Artinya itu supaya perkara Saipul Jamil terang benderang, tidak hanya berhenti kepada saya tetapi ada pelaku lain yang harus bertanggung jawab," ujar Rohadi.

Rohadi telah divonis 7 tahun penjara oleh Majelis Hakim pada Pengadilan Tipikor Jakarta. Rohadi dinilai terbukti menerima suap dari pengacara Saipul Jamil.

Baca juga: Rohadi Akhirnya Mengaku Rp 250 Juta dari Saipul Jamil untuk Hakim

Hakim menilai, Rohadi terbukti meminta uang Rp 50 juta kepada pengacara Saipul Jamil, Berthanatalia, untuk mengurus penunjukan majelis hakim dalam perkara percabulan yang didakwakan kepada Saipul.

Selain itu, berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti, Rohadi terbukti menerima uang Rp 250 juta dari kakak Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah. Uang tersebut untuk mengatur vonis hakim terhadap Saipul.

Adapun saat ini Rohadi masih berurusan dengan KPK terkait kasus tindak pidana pencucian uang yang melibatkan dirinya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X