Kompas.com - 02/09/2019, 21:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Keterwakilan perempuan di parlemen pada Pemilu 2019 meningkat, meskipun belum mencapai target.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise mengungkapkan hambatan utama utama yang menyebabkan target 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen belum tercapai.

"Saya pikir, hambatan utamanya belum ada kesadaran penuh dari kaum perempuan untuk memilih perempuan. Mereka masih memilih laki-laki," kata Yohana di acara Peningkatan Kapasitas Perempuan Anggota DPR, DPD, dan DPRD Hasil Pemilu 2019 di Hotel Menara Peninsula, Senin (2/9/2019).

Baca juga: Menteri PPA: Keterwakilan Perempuan di DPR Meningkat Jadi 20, 25 Persen

Apabila menyadari bahwa haknya sebagai perempuan kemungkinan lebih disuarakan oleh kaum perempuan, maka semestinya mereka memilih sesamanya di parlemen.

Hambatan lainnya adalah relasi patrilinear yang menyandera perempuan tidak dapat maju ke gelanggang pesta demokrasi.

Yohana mengatakan, dirinya sering mendapatkan masukan bahwa banyak perempuan yang maju dalam sebuah pesta demokrasi, justru tidak mendapatkan dukungan dari suaminya.

"Banyak suami yang tidak memberikan dukungan kepada istri agar bisa maju (ke parlemen)," kata dia.

Baca juga: Perludem: Keterwakilan Perempuan dalam Pileg 2019 Terbanyak Sepanjang Sejarah

Selain itu, hambatan lainnya adalah hanya sedikit sekali perempuan yang memiliki akses ke pembiayaan besar untuk menjadi anggota parlemen.

Diberitakan, pemilu tahun 2014 lalu, keterwakilan perempuan di DPR ada 17,19 persen. Sedangkan pada Pemilu 2019 keterwakilannya meningkat menjadi 20,25 persen.

Sementara untuk keterwakilan perempuan di DPD, pemilu kali ini sudah mencapau 30 persen dari sebelumnya, yakni 25,4 persen. 

 

Kompas TV Beberapa hari terakhir lokasi wisata Rowo Bayu di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur ramai dikunjungi wisatawan.<br /> <br /> Wisatawan yang berkunjung mengaku penasaran dengan sebuah kisah yang tengah viral di media sosial selama beberapa pekan belakangan.<br /> <br /> Meski penulis kisah dilini masa twiter tersebut tidak menyebutkan desa mana yang dimaksud. Namun warga net menduga desa inilah yang dimaksud sang penulis. Adalah akun twitter @simplem81378523, pengunggah pertama kisah horor desa penari.<br /> <br /> Bergabung di twitter sekitar februari 2019, akun ini telah memiliki 245 ribu lebih pengikut.<br /> <br /> Akun ini memang kerap mengunggah cerita-cerita berbau horror dan misteri.<br /> <br /> Namun unggahannya berjudul &ldquo;KKN di Desa Penari&rdquo; beberapa pekan terakhir lah yang mendominasi lini masa dan menjadi fenomena. Hingga kini utasan tersebut telah di-retweet sebanyak 30.000 lebih dan 74.000 likes. #KKNDesaPenari #Utasan #Twitter
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Program Percepatan Reformasi Birokrasi

9 Program Percepatan Reformasi Birokrasi

Nasional
Yenny Wahid Sebut Tjahjo Kumolo Anak Ideologis Bung Karno

Yenny Wahid Sebut Tjahjo Kumolo Anak Ideologis Bung Karno

Nasional
Pesan Tjahjo Kumolo kepada Keluarga: Bapak Ingin Meninggal saat Bertugas....

Pesan Tjahjo Kumolo kepada Keluarga: Bapak Ingin Meninggal saat Bertugas....

Nasional
BERITA FOTO: [Obituari] Tjahjo Kumolo: Golkar, PDI-P dan Mobil Pribadi

BERITA FOTO: [Obituari] Tjahjo Kumolo: Golkar, PDI-P dan Mobil Pribadi

Nasional
Melayat ke Rumah Duka, Henry Yosodiningrat Kenang Kado Ultah dari Tjahjo Kumolo

Melayat ke Rumah Duka, Henry Yosodiningrat Kenang Kado Ultah dari Tjahjo Kumolo

Nasional
3 Saran Imparsial untuk Benahi Pemahaman HAM Bagi Anggota Polri

3 Saran Imparsial untuk Benahi Pemahaman HAM Bagi Anggota Polri

Nasional
Lagi, Ahmad Sahroni Laporkan Adam Deni ke Polisi, Kini soal Tuduhan Fitnah

Lagi, Ahmad Sahroni Laporkan Adam Deni ke Polisi, Kini soal Tuduhan Fitnah

Nasional
Dituding Korupsi oleh Adam Deni, Kuasa Hukum Sahroni: Biarkan KPK Bekerja

Dituding Korupsi oleh Adam Deni, Kuasa Hukum Sahroni: Biarkan KPK Bekerja

Nasional
Imparsial Minta Polri Perkuat Netralitas Menjelang Tahun Politik

Imparsial Minta Polri Perkuat Netralitas Menjelang Tahun Politik

Nasional
Hari Bhayangkara, Imparsial Minta Polri Perkuat Perlindungan HAM

Hari Bhayangkara, Imparsial Minta Polri Perkuat Perlindungan HAM

Nasional
Hari Bhayangkara ke-76, Polwan hingga Kapolda Terima Hoegeng Award 2022

Hari Bhayangkara ke-76, Polwan hingga Kapolda Terima Hoegeng Award 2022

Nasional
Soal Penggunaan Aplikasi MyPertamina, Anggota DPR Komisi VII: Bikin Rakyat Kecil Ribet dan Susah

Soal Penggunaan Aplikasi MyPertamina, Anggota DPR Komisi VII: Bikin Rakyat Kecil Ribet dan Susah

Nasional
Karangan Bunga Dukacita Penuhi Kawasan Rumah Tjahjo Kumolo, dari Jokowi-Ma'ruf hingga Panglima TNI

Karangan Bunga Dukacita Penuhi Kawasan Rumah Tjahjo Kumolo, dari Jokowi-Ma'ruf hingga Panglima TNI

Nasional
Nasib AKBP Brotoseno Akan Diputuskan Pertengahan Juli

Nasib AKBP Brotoseno Akan Diputuskan Pertengahan Juli

Nasional
Istri Tjahjo Kumolo: Bapak Ingin Meninggal Dalam Tugas...

Istri Tjahjo Kumolo: Bapak Ingin Meninggal Dalam Tugas...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.